<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423</id><updated>2012-02-15T22:17:21.789-08:00</updated><category term='Kalimantan Selatan'/><category term='20% Anggaran Rawan'/><category term='pendidikan'/><title type='text'>CATATAN HARIAN</title><subtitle type='html'>baseball makes all so different....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-6974830755493116239</id><published>2009-01-28T17:33:00.000-08:00</published><updated>2009-04-20T21:41:13.608-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kalimantan Selatan'/><title type='text'>Kalimantan Selatan</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Kalimantan Selatan adalah salah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Kalimantan. Ibu kotanya adalah Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Provinsi ini mempunyai 11 kabupaten dan 2 kota. DPRD Kalsel dengan surat keputusan no.2 tahun 1989 tanggal 31 Mei 1989 menetapkan 14 Agustus 1950 sebagai Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan. Tanggal 14 Agustus 1950 melalui Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 1950, merupakan tanggal dibentuknya sepuluh provinsi, setelah pembubaran RIS, salah satunya provinsi Kalimantan dengan gubernur Dokter Moerjani.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/Se1MsH95B9I/AAAAAAAAAKA/-jGS1Szik9o/s200/kalsel.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326998255185758162" /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8000 SM :Migrasi I, Manusia ras Austrolomelanesia mendiami gua-gua di pegunungan Meratus. Ras ini melanjutkan migrasi ke pulau Papua dan Australia. Fosilnya ditemukan di Gua Babi di Gunung Batu Buli, Desa Randu, Muara Uya, Tabalong.&lt;br /&gt;2500 SM : Migrasi II yaitu bangsa Melayu Proto dari pulau Formosa ke pulau Borneo yang menjadi nenek moyang suku Dayak (rumpun Ot Danum).&lt;br /&gt;1500 SM : Migrasi bangsa Melayu Deutero ke pulau Borneo.&lt;br /&gt;400 : Migrasi orang India (Tamil) menyebarkan agama Hindu ke Kalimantan, bersamaan dengan migrasi orang Sumatera yang membawa bahasa Melayu dan mulai tumbuhnya Bahasa Banjar Hulu.&lt;br /&gt;520 : Munculnya Kerajaan Tanjungpuri di Tanjung, Tabalong yang didirikan suku Melayu.&lt;br /&gt;600 : Suku Dayak Maanyan melakukan migrasi ke pulau Bangka selanjutnya ke Madagaskar.&lt;br /&gt;1200 : Ampu Jatmika mendirikan pemukiman dan Candi Laras dengan pondasi tiang pancang ulin yang disebut kalang-sunduk di wilayah rawa daerah aliran sungai Tapin dan menobatkan dirinya sebagai raja Kerajaan Negara Dipa.&lt;br /&gt;1200 : Ampu Jatmika menaklukan penduduk asli wilayah Banua Lima yaitu lima daerah aliran sungai (DAS) yaitu Batang Alai, Tabalong, Balangan, Pitap, dan Amandit serta daerah perbukitan (Bukit), selanjutnya mendirikan Candi Agung di Amuntai Tengah, Hulu Sungai Utara.&lt;br /&gt;1360 : Lambung Mangkurat, Patih Kerajaan Negara Dipa berangkat ke Majapahit untuk melamar Raden Putra, sebagai calon suami Putri Junjung Buih.&lt;br /&gt;1362 : Wilayah Barito, Tabalong dan Sawuku menjadi daerah taklukan Kerajaan Majapahit. Hancurnya Kerajaan Nan Sarunai, kerajaan Suku Dayak Maanyan karena serangan Majapahit. Pangeran Suryanata dari Majapahit berhasil menjadi raja Negara Dipa.&lt;br /&gt;1400 : Masa Kerajaan Negara Daha, Raden Sekarsungsang menjadi Raja pertama.&lt;br /&gt;1526 : Banjarmasih, pemukiman Olohmasih, dipimpin Patih Masih.&lt;br /&gt;1526-1550 : Masa pemerintahan Pangeran Samudera (Raja I) di Kerajaan Banjar. Setelah mendapat dukungan Kesultanan Demak untuk lepas dari Kerajaan Negara Daha.&lt;br /&gt;24 September 1526/6 Zulhijjah 932 H : Pangeran Samudera memeluk Islam dan bergelar Sultan Suriansyah.&lt;br /&gt;1550-1570 : Masa pemerintahan Sultan Rahmatullah (Raja II) di Banjarmasin&lt;br /&gt;1570-1620 : Masa pemerintahan Sultan Hidayatullah (Raja III) di Banjarmasin&lt;br /&gt;1520-1620 : Masa pemerintahan Sultan Musta'inbillah (Raja IV) di Banjarmasin hingga 1612.&lt;br /&gt;1596 : Belanda merampas 2 jung lada dari Banjarmasin yang berdagang di Kesultanan Banten.&lt;br /&gt;7 Juli 1607 : Ekspedisi Belanda dipimpin Koopman Gillis Michaelszoon tiba di Banjarmasin.&lt;br /&gt;1612 : Belanda menembak hancur Banjar Lama (kampung Keraton) di Kuin]], sehingga ibukota kerajaan dipindahkan dari Banjarmasin ke Martapura.&lt;br /&gt;1734-1759 : Masa pemerintahan Sultan Tamjidillah I di Martapura.&lt;br /&gt;14 Mei 1787 : Pangeran Amir (kakek Antasari) ditangkap Belanda, selanjutnya diasingkan ke Srilangka, setelah mengadakan perlawanan terhadap Belanda dengan 3000 pengikutnya.&lt;br /&gt;15 Muharam 1251 H/1825 : Undang Undang Sultan Adam (UUSA 1825).&lt;br /&gt;1859 : Sultan Tamjidillah yang disetujui Belanda sebagai raja Banjar, diturunkan dari tahta dan diasingkan ke Bogor.&lt;br /&gt;11 November 1858 : Pertama kali meletusnya Perang Banjar, dipimpin Pangeran Antasari.&lt;br /&gt;28 April 1859 : Pasukan Antasari menyerang tambang batubara milik Belanda di Pengaron, Banjar.&lt;br /&gt;17 Agustus 1860 : Pangeran Antasari mendirikan Benteng Tabalong.&lt;br /&gt;4 Mei 1861 : Pertempuran Paringin antara pasukan Antasari melawan Belanda.&lt;br /&gt;14 Maret 1862 (13 Ramadhan 1278 H) : Pangeran Antasari ditabalkan sebagai Panembahan.&lt;br /&gt;1899 : Residen C.A Kroesen memimpin Zuider en Ooster Afdeeling van Borneo&lt;br /&gt;24 Januari 1905 : Sultan Muhammad Seman, putra Pangeran Antasari gugur melawan Belanda.&lt;br /&gt;1915 : Sarekat Islam mendirikan Madrasah Darussalam di Martapura.&lt;br /&gt;1919 : Banjarmasin mendapat otonom pemerintahan menjadi Gemeente Bandjermasin.&lt;br /&gt;1923 : National Borneo Congres ke-1&lt;br /&gt;29-31 Maret 1924 : National Borneo Congres ke-2, dihadiri wakil-wakil Perserikatan Dayak dan Sarekat Islam lokal.&lt;br /&gt;5 Maret 1930 : Keluarnya ketetapan no. 253 dan 254 tentang berdirinya cabang Muhammadiyah di Banjarmasin dan Alabio&lt;br /&gt;1938 : Wester afdeeling van Borneo, Zuider en Ooster Afdeeling van Borneo menjadi sebuah propinsi di Hindia Belanda. Gemeente Bandjermasin ditingkatkan menjadi Stads Gemeente Bandjermasin.&lt;br /&gt;25 Desember 1941 : Jepang membom Lapangan Terbang Ulin&lt;br /&gt;21 Januari 1942 : Jepang menembak jatuh pesawat Catalina-Belanda di sungai Barito perairan Alalak, Barito Kuala,&lt;br /&gt;8 Februari 1942 : Jepang memasuki Muara Uya, Tabalong, Gubernur Haga mengungsi ke Kuala Kapuas menuju Puruk Cahu, Murung Raya.&lt;br /&gt;10 Februari 1942 : Tentara Jepang memasuki Banjarmasin, sejak 6 Februari 1942 pemerintahan kota sudah vacum.&lt;br /&gt;Februari 1942 : Dengan persetujuan walikota Banjarmasin H. Mulder dibentuk Pimpinan Pemerintahan Civil (PPC) diketuai Mr. Rusbandi, sebagai pemerintahan sementara.&lt;br /&gt;12 Februari 1942 : Tentara Jepang mengeluarkan maklumat kota Bajarmasin dan daerahnya diserahkan kepada PPC (Pimpinan Pemerintahan Civil)&lt;br /&gt;5 Maret 1942 : A.A Hamidhan menerbitkan surat kabar Kalimantan Raya&lt;br /&gt;18 Maret 1942 : Kiai Pangeran Musa Ardi Kesuma ditunjuk Jepang sebagai Ridzie, penguasa penuh dan tertinggi pemerintah sipil meliputi wilayah Banjarmasin, Hulu Sungai dan Kapuas-Barito (Dayak Besar).&lt;br /&gt;17 April 1945 : Rakyat Banjarmasin mulai diwajibkan memberi hormat dengan membungkukkan badan kepada setiap tentara Jepang baik yang naik sepeda, mobil dan sebagainya.&lt;br /&gt;6 Mei 1945 : Pembentukan TRI pasukan MN 1001, MKTI (MN=Muhammad Noor)&lt;br /&gt;18 Agustus 1945 : Pemerintahan Sukarno-Hatta menunjuk Ir. H. Pangeran Muhammad Noor sebagai gubernurKalimantan&lt;br /&gt;23 Agustus 1945 : Berdirinya organisasi kelaskaran GEMIRI (Gerakan Rakyat Mempertahankan Republik Indonesia) di Kandangan, Hulu Sungai Selatan.&lt;br /&gt;Agustus 1945 : Berdirinya organisasi kelaskaran Badan Pemberontak Rakyat Kalimantan di Kandangan, Hulu Sungai Selatan.&lt;br /&gt;23 September 1945 : Berdirinya organisasi kelaskaran Pasukan Berani Mati di Alabio, Hulu Sungai Utara.&lt;br /&gt;November 1945 : Berdirinya organisasi kelaskaran Laskar Syaifullah di Haruyan, Hulu Sungai Tengah.&lt;br /&gt;20 November 1945 : Berdirinya organisasi kelaskaran GERPINDOM (Gerakan Rakyat Pengajar/Pembela Indonesia Merdeka) di Amuntai, Hulu Sungai Utara.&lt;br /&gt;1945 : Berdirinya organisasi kelaskaran GERPINDOM (Gerakan Pemuda Indonesia Merdeka) di Birayang, Hulu Sungai Tengah, Barisan Pelopor Pemberontakan (BPPKL) di Martapura, Banjar dan Banteng Borneo di Rantau, Tapin serta Laskar Hasbullah di Martapura, Pelaihari, Rantau dan Hulu Sungai.&lt;br /&gt;7 Desember 1945 : Pertempuran Marabahan di Barito Kuala.&lt;br /&gt;21 Desember 1948 : Pertempuran Hawang, Hulu Sungai Tengah.&lt;br /&gt;2 Januari 1949 : Pertempuran di Negara di Hulu Sungai Selatan (Palagan Nagara).&lt;br /&gt;6 Februari : Pertempuran Pagatan di Tanah Bumbu.&lt;br /&gt;17 Mei 1949 : Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan oleh Letkol. Hasan Basry (Pahlawan Nasional).&lt;br /&gt;3 Juni 1949 : Pertempuran Serangan Umum Kota Tanjung di Tabalong.&lt;br /&gt;15 April 1949 : Pertempuran Batakan di Tanah Laut.&lt;br /&gt;8 Agustus 1949 : Pertempuran Garis Demarkasi di Karang Jawa, Kandangan, Hulu Sungai Selatan.&lt;br /&gt;9 November 1949 : Pertempuran di Banjarmasin.&lt;br /&gt;1 Mei 1952 : Berdirinya Kabupaten Amuntai.&lt;br /&gt;14 Januari 1953 : Perubahan nama Kabupaten Amuntai menjadi Kabupaten Hulu Sungai Utara.&lt;br /&gt;23 September 1953 : Wafatnya Ratu Zaleha, putri Sultan Muhammad Seman, sebelumnya diasingkan di Cianjur.&lt;br /&gt;7 Desember 1956 : Terbentuknya provinsi Kalsel yaitu gabungan dari Kotawaringin, Dayak Besar, Daerah Banjar dan Federasi Kalimantan Tenggara. Belakangan Pasir (bagian Federasi Kalimantan Tenggara) bergabung ke provinsi Kalimantan Timur.&lt;br /&gt;23 Mei 1957 : Wilayah Kotawaringin dan Dayak Besar membentuk provinsi Kalimantan Tengah.&lt;br /&gt;10 November 1991 : Peresmian Museum Wasaka oleh Gubernur Kalsel Ir. H. Muhammad Said&lt;br /&gt;23 Mei 1997 : Peristiwa Jumat Kelabu di Banjarmasin, kampanye pemilu yang berakhir kerusuhan bernuansa SARA (partai)&lt;br /&gt;2005 : Terpilihnya H. Rudi Arifin sebagai gubernur untuk masa jabatan 2005-2009&lt;br /&gt;Kelompok etnik di Kal-Sel menurut Museum Lambung Mangkurat, antara lain :&lt;br /&gt;Orang Banjar Kuala, Banjarmasin sampai Martapura,&lt;br /&gt;Orang Banjar Batang Banyu, Margasari sampai Kelua&lt;br /&gt;Orang Banjar Pahuluan, Tanjung sampai Pelaihari (luar Martapura)&lt;br /&gt;Suku Barangas di Berangas, Ujung Panti, Lupak, Aluh Aluh&lt;br /&gt;Suku Bakumpai di Bakumpai, Marabahan, Kuripan, Tabukan&lt;br /&gt;Suku Maanyan: Dayak Warukin, Pasar Panas, Dayak Balangan,Dayak Samihim&lt;br /&gt;Suku Abal di Kampung Agung sampai Haruai&lt;br /&gt;Suku Dusun Deyah di Muara Uya, Gunung Riut, Upau&lt;br /&gt;Suku Lawangan di , Muara Uya Utara&lt;br /&gt;Suku Bukit di Awayan(Dayak Pitap), Haruyan, Hantakan, Loksado, Piani, Paramasan, Bajuin, Riam Adungan, Sampanahan, Hampang&lt;br /&gt;Orang Madura Madurejo di Pengaron, Mangkauk&lt;br /&gt;Orang Jawa Tamban di Purwosari&lt;br /&gt;Orang Cina Parit di Pelaihari&lt;br /&gt;Suku Bajau di Kotabaru, Tanjung Batu&lt;br /&gt;Orang Bugis Pagatan di Pagatan&lt;br /&gt;Suku Mandar di pulau Laut dan pulau Sebuku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber : Peta alam dan foto kelompok etnik Kalimantan Selatan, Museum Lambung Mangkurat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan etnik terbanyak di Kal-Sel menurut sensus 2000 (Dalam sensus belum disebutkan beberapa suku kecil yang merupakan penduduk asli) :Nomor   Sukubangsa   Jumlah&lt;br /&gt;1. suku Banjar 2.271.586 jiwa&lt;br /&gt;2. suku Jawa 391.030 jiwa&lt;br /&gt;3. suku Bugis 73.037 jiwa&lt;br /&gt;4. Suku Madura 36.334 jiwa&lt;br /&gt;5. Suku Bukit (Dayak Meratus) 35.838 jiwa&lt;br /&gt;6. Suku Mandar 29.322 jiwa&lt;br /&gt;7. Suku Bakumpai 20.609 jiwa&lt;br /&gt;8. Suku Sunda 18.519 jiwa&lt;br /&gt;9. Suku-suku lainnya 99.165 jiwa&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok etnik berdasarkan urutan keberadaannya di Kalsel:&lt;br /&gt;Austrolo-Melanosoid (sudah punah)&lt;br /&gt;Dayak (rumpun Ot Danum)&lt;br /&gt;Suku Dayak Bukit&lt;br /&gt;Suku Banjar (1526)&lt;br /&gt;Suku Bajau, Suku Bugis (1750), Suku Mandar&lt;br /&gt;Suku Jawa, Suku Madura&lt;br /&gt;Etnis Tionghoa-Indonesia, Etnis Arab-Indonesia&lt;br /&gt;Etnis Eropa (1860-1942, sudah punah)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahasa Daerah&lt;br /&gt;Bahasa Melayu Lokal :&lt;br /&gt;Bahasa Banjar (bjn)&lt;br /&gt;Dialek Banjar Hulu&lt;br /&gt;Dialek banjar Kuala&lt;br /&gt;Bahasa Barangas)&lt;br /&gt;Bahasa Melayu Bukit (bvu)&lt;br /&gt;Bahasa Barito&lt;br /&gt;Barito barat&lt;br /&gt;Barito barat bagian selatan :&lt;br /&gt;Bahasa Bakumpai [bkr]&lt;br /&gt;Barito timur&lt;br /&gt;Barito timur bagian utara :&lt;br /&gt;Bahasa Lawangan-Pasir(lbx)&lt;br /&gt;Barito timur bagian Tengah-Selatan&lt;br /&gt;Bagian Tengah :&lt;br /&gt;Bahasa Dusun Deyah [dun]&lt;br /&gt;Bagian Selatan :&lt;br /&gt;Bahasa Maanyan [mhy]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Agama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas Islam&lt;br /&gt;Daftar Kabupaten dan KotaNo. Kabupaten/Kota Ibu kota&lt;br /&gt;1.    Kabupaten Balangan Paringin&lt;br /&gt;2.    Kabupaten Banjar Martapura&lt;br /&gt;3.    Kabupaten Barito Kuala Marabahan&lt;br /&gt;4.    Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kandangan&lt;br /&gt;5.    Kabupaten Hulu Sungai Tengah Barabai&lt;br /&gt;6.    Kabupaten Hulu Sungai Utara Amuntai&lt;br /&gt;7.    Kabupaten Kotabaru Kotabaru&lt;br /&gt;8.    Kabupaten Tabalong Tanjung&lt;br /&gt;9.    Kabupaten Tanah Bumbu Batulicin&lt;br /&gt;10.   Kabupaten Tanah Laut Pelaihari&lt;br /&gt;11.  Kabupaten Tapin Rantau&lt;br /&gt;12.  Kota Banjarbaru -&lt;br /&gt;13.  Kota Banjarmasin -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Daftar gubernur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari 1945-1957 gubernur mengepalai provinsi Kalimantan&lt;br /&gt;1. Ir. Pangeran Muhammad Noor 2 September 1945 -&lt;br /&gt;2. dr. Murjani 14 Agustus 1950 1953&lt;br /&gt;3. Mas Subarjo 1953 1955&lt;br /&gt;4. Raden Tumenggung Arya Milono 1955 1957&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tahun 1957 sebutan provinsi Kalimantan menjadi Provinsi Kalimantan Selatan &lt;br /&gt;1. Syarkawi 1957 1959&lt;br /&gt;2. Maksid 1959 1963&lt;br /&gt;3. Abu Jahid Bastomi 1963 1963&lt;br /&gt;4. Aberani Sulaiman 1963 1968&lt;br /&gt;5. Jamani 1968 1970&lt;br /&gt;6. Subarjo Sosroroyo 1970 1980&lt;br /&gt;7. Mistar Cokrokusumo 1980 1984&lt;br /&gt;8. Muhammad Said 1984 1995&lt;br /&gt;9. Gusti Hasan Aman 1995 2000&lt;br /&gt;10. Sjachriel Darham 2000 Maret 2005&lt;br /&gt;11. Tursandi Alwi Maret 2005 5 Agustus 2005 Penjabat Gubernur&lt;br /&gt;12. Rudy Ariffin 5 Agustus 2005 sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Daerah Pemilihan DPR 2009&lt;br /&gt;Nomor   Daerah   Jumlah kursi&lt;br /&gt;1 Kalimantan Selatan I 6 kursi&lt;br /&gt;2 Kalimantan Selatan II 5 kursi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Daerah Pemilihan DPRD 2009&lt;br /&gt;Nomor   Daerah   Jumlah kursi&lt;br /&gt;1 Kalimantan Selatan I - kursi&lt;br /&gt;2 Kalimantan Selatan II - kursi&lt;br /&gt;3 Kalimantan Selatan III - kursi&lt;br /&gt;4 Kalimantan Selatan IV - kursi&lt;br /&gt;5 Kalimantan Selatan V - kursi&lt;br /&gt;6 Kalimantan Selatan VI - kursi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seni dan Budaya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seni Karawitan&lt;br /&gt;Gamelan Banjar&lt;br /&gt;Musik Panting (suku Banjar)&lt;br /&gt;Musik Kangkurung/Kukurung (suku Dayak Bukit)&lt;br /&gt;Musik Bumbung&lt;br /&gt;Musik Kintung&lt;br /&gt;Musik Kangkanong&lt;br /&gt;Musik Salung&lt;br /&gt;Musik Suling&lt;br /&gt;Musik Bambang&lt;br /&gt;Musik Masukkiri (suku Bugis)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Teater tradisional dan wayang&lt;br /&gt;Mamanda (teater tradisional suku Banjar)&lt;br /&gt;Lamut (suku Banjar)&lt;br /&gt;Madihin (suku Banjar)&lt;br /&gt;Wayang Kulit Banjar (suku Banjar)&lt;br /&gt;Wayang Gung (wayang orang suku Banjar)&lt;br /&gt;Balian(suku Dayak Bukit)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tarian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarian suku Banjar:&lt;br /&gt;Baksa Kambang&lt;br /&gt;Radap Rahayu&lt;br /&gt;Kuda Gepang&lt;br /&gt;Tarian suku Banjar lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarian suku Dayak Bukit:&lt;br /&gt;Tari Tandik Balian&lt;br /&gt;Tari Babangsai (tarian ritual, penari wanita)&lt;br /&gt;Tari Kanjar (tarian ritual, penari pria)&lt;br /&gt;Lagu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu Daerah suku Banjar:&lt;br /&gt;Ampar-Ampar Pisang&lt;br /&gt;Sapu Tangan Babuncu Ampat&lt;br /&gt;Paris Barantai&lt;br /&gt;Lagu daerah Banjar lainnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rumah Adat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Adat Suku Banjar disebut Rumah Bubungan Tinggi Rumah Adat Suku Dayak Bukit disebut Balai&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pakaian Adat&lt;br /&gt;Busana Pengantin Banjar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakaian Pengantin Suku Banjar ada 4 jenis:&lt;br /&gt;Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut&lt;br /&gt;Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari&lt;br /&gt;Pengantin Babaju Kun Galung Pacinan&lt;br /&gt;Pangantin Babaju Kubaya Panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakaian Pemuda Pemudi:&lt;br /&gt;Pakaian Nanang dan Galuh Banjar&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pariwisata&lt;br /&gt;Banjarmasin&lt;br /&gt;Komplek Makam Sultan Suriansyah&lt;br /&gt;Komplek Makam Pangeran Antasari&lt;br /&gt;Masjid Sultan Suriansyah&lt;br /&gt;Pasar Terapung Muara Kuin&lt;br /&gt;Pasar Terapung Lok Baintan&lt;br /&gt;Festival Nanang dan Galuh Banjar&lt;br /&gt;Museum Wasaka&lt;br /&gt;Kubah Surgi Mufti&lt;br /&gt;Sasirangan&lt;br /&gt;Banjarbaru&lt;br /&gt;Museum Lambung Mangkurat&lt;br /&gt;Barito Kuala&lt;br /&gt;Pulau Kembang&lt;br /&gt;Pulau Kaget&lt;br /&gt;Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Loksado (Wisata Alam Pegunungan dan Arung Jeram, Balian)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Peninggalan Sejarah dan Purbakala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peninggalan sejarah dan purbakala :&lt;br /&gt;Masjid Sultan Suriansyah di Kuin Utara, Banjarmasin Utara, Banjarmasin&lt;br /&gt;Komplek Makam Sultan Suriansyah di Banjarmasin Utara, Banjarmasin&lt;br /&gt;Komplek Makam Pangeran Antasari di Banjarmasin Tengah, Banjarmasin&lt;br /&gt;Makam Surgi Mufti di Surgi Mufti,Banjarmasin Tengah, Banjarmasin&lt;br /&gt;Makam Ratu Zaleha di Banjarmasin Tengah, Banjarmasin&lt;br /&gt;Rumah Bubungan Tinggi Teluk Selong Ulu di Teluk Selong Ulu, Martapura, Banjar&lt;br /&gt;Rumah Gajah Baliku Teluk Selong Ulu di Teluk Selong, Martapura, Banjar.&lt;br /&gt;Rumah Balai Bini Desa Teluk Selong Ulu di desa Teluk Selong Ulu, Martapura, Banjar.&lt;br /&gt;Rumah Palimbangan Desa Pasayangan di Pasayangan, Martapura, Banjar.&lt;br /&gt;Makam Datu Ambulung di Martapura, Banjar.&lt;br /&gt;Masjid Jami Sungai Batang di Martapura, Banjar&lt;br /&gt;Monumen ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di Gambut, Banjar&lt;br /&gt;Makam Sultan Adam di Kelurahan Jawa Martapura, Banjar&lt;br /&gt;Makam Sultan Inayatullah di Kampung Keraton Martapura, Banjar&lt;br /&gt;Makam Sultan Sulaiman Saidullah di Desa Lihung, Karang Intan, Banjar&lt;br /&gt;Benteng Tabanio di Tanah Laut&lt;br /&gt;Makam Keramat Istana, di Tanah Laut&lt;br /&gt;Makam Datu Ingsat di Tanah Laut&lt;br /&gt;Candi Laras di Kecamatan Candi Laras Selatan, Tapin&lt;br /&gt;Masjid Almukarromah di Banua Halat Kiri, Tapin&lt;br /&gt;Makam Datu Sanggul di Tatakan, Tapin&lt;br /&gt;Masjid Gadung Keramat di Tapin&lt;br /&gt;Rumah Bubungan Tinggi Desa Lawahan, Tapin&lt;br /&gt;Masjid Su'ada di Wasah Hilir, Simpur, Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Benteng Gunung Madang, di Sei Madang, Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Makam Haji Saadudin di Taniran, di Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Makam Datu Patinggi Mandapai di Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Makam Tumpang Talu di Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Gedung Musyawaratutthalibin di Simpur, Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Rumah Bubungan Tinggi Desa Tibung di Kandangn, Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Rumah Bubungan Tinggi Desa Baruh Kambang di Negara, Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Rumah Bubungan Tinggi Desa Habirau di Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Rumah Perjuangan di Karang Jawa, Kandangan, Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Rumah Perjuangan di Durian Rabung, Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Rumah Bersejarah di Simpur, Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Monumen 17 Mei, Niih, di Hulu Sungai Selatan&lt;br /&gt;Masjid Keramat Pelajau di Hulu Sungai Tengah&lt;br /&gt;Makam 23 Pejuang di Hulu Sungai Tengah&lt;br /&gt;Makam Pangeran Kacil di Hulu Sungai Tengah&lt;br /&gt;Makam Tumenggung Jayapati di Hulu Sungai Tengah&lt;br /&gt;Candi Agung di Paliwara, Amuntai Tengah, Hulu Sungai Utara&lt;br /&gt;Masjid Tua Sungai Banar di Hulu Sungai Utara&lt;br /&gt;Masjid Jami Assuhada di Hulu Sungai Utara&lt;br /&gt;Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi di Hulu Sungai Utara&lt;br /&gt;Masjid Basar Pandulangan di Hulu Sungai Utara&lt;br /&gt;Masjid Pusaka dan Makam Penghulu Rasyid di Banua Lawas, Tabalong&lt;br /&gt;Makam Gusti Buasan di Tabalong&lt;br /&gt;Masjid Jami Puain Kanan di Tanta, Tabalong&lt;br /&gt;Goa Babi di Desa Randu, Muara Uya, Tabalong&lt;br /&gt;Makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari di Kelua, Tabalong&lt;br /&gt;Makam Ratu Intan di Bakau, Pamukan Utara, Kotabaru&lt;br /&gt;Kompleks Makam Raja-raja Kotabaru di Pulau Laut Utara, Kotabaru&lt;br /&gt;Makam Syekh Haji Muhammad Arsyad di Tanah Bumbu&lt;br /&gt;Makam Pangeran Agung di Tanah Bumbu&lt;br /&gt;Makam Haji Japeri di Barito Kuala&lt;br /&gt;Makam Panglima Wangkang di Marabahan, Barito Kuala&lt;br /&gt;Rumah Bulat (Rumah Joglo Desa Penghulu) di desa Penghulu, Marabahan, Barito Kuala&lt;br /&gt;Rumah Gajah Baliku Desa Penghulu di Marabahan, Barito Kuala&lt;br /&gt;Makam Datuk Aminin di Barito Kuala&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rujukan&lt;br /&gt;de Bruyn, W.K.H.F.; Bijdrage tot de kennis van de Afdeeling Hoeloe Soengai, (Zuider a Ooster Afdeeling van Borneo), 19--.&lt;br /&gt;Broersma, R.;Handel en Bedrijf in Zuiz Oost Borneo, S'Gravenhage, G. Naeff, 1927.&lt;br /&gt;Eisenberger, J.; Kroniek de Zuider en Ooster Afdeeling van Borneo, Bandjermasin, Drukkerij Lim Hwat Sing, 1936.&lt;br /&gt;Bondan, A.H.K.; Suluh Sedjarah Kalimantan, Padjar, Banjarmasin, 1953.&lt;br /&gt;Ras, J.J.; Hikajat Bandjar, A study in Malay Histiography, N.V. de Ned. Boeken, Steen Drukkerij van het H.L. Smits S'Graven hage, 1968.&lt;br /&gt;Heekeren, C. van.; Helen, Hazen en Honden Zuid Borneo 1942, Den Haag, 1969.&lt;br /&gt;Riwut, Tjilik; Kalimantan Memamnggil, Penerbit Endang, Djakarta.&lt;br /&gt;Saleh, Idwar; SEJARAH DAERAH TEMATIS Zaman Kebangkitan Nasional (1900-1942) di Kalimantan Selatan, Depdikbud, Jakarta, 1986.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-6974830755493116239?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/6974830755493116239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=6974830755493116239' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/6974830755493116239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/6974830755493116239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/kalimantan-selatan.html' title='Kalimantan Selatan'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/Se1MsH95B9I/AAAAAAAAAKA/-jGS1Szik9o/s72-c/kalsel.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-9055635900816359593</id><published>2009-01-28T07:25:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T07:30:40.684-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='20% Anggaran Rawan'/><title type='text'>20% Anggaran Rawan</title><content type='html'>Terpenuhinya anggaran pendidikan sebesar 20 persen atau sekitar Rp224 triliun dalam APBN 2009, membutuhkan pengawasan ekstra pada pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pendidikan." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk itu, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) berencana menyewa tenaga pemeriksa dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), perguruan tinggi (PT), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kata Sekretaris Jenderal Depdiknas...&lt;span class="fullpost"&gt; Dodi Nandika di Jakarta, Jumat (12/9)." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami akan menyewa tenaga pengawas untuk mengawal. Kalau perlu kami akan bikin desk KPK sendiri di Depdiknas biar tak ada gangguan terhadap tender-tender kita, katanya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah berita yang ditunggu! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga "tenaga pengawas" yang disewa adalah jujur, profesional, rajin, dan siap kerja keras! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengawas harus memeriksa semua kwitansi, durasi kegiatan-kegiatan, dan sering ke lapangan untuk cek mutu dan hasilnya. Ini bukan tugas yang dapat dilaksanakan di kantor! Harus memeriksa sampai ke lapangan dan suplier. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat!!! "Korupsi terjadi di semua tingkatan dari Depdiknas, dinas pendidikan, hingga sekolah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-9055635900816359593?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/9055635900816359593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=9055635900816359593' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/9055635900816359593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/9055635900816359593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/20-anggaran-rawan.html' title='20% Anggaran Rawan'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-2092677404851741888</id><published>2009-01-11T19:04:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T19:08:04.648-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><title type='text'>Pendidikan diskriminatif</title><content type='html'>YOGYAKARTA : Sistem pendidikan di Indonesia cenderung diskriminatif karena hanya menekankan pada kecerdasan kognitif dan menyamaratakan jenis kecerdasan anak. Hal tersebut diungkapkan oleh pemerhati anak Seto Mulyadi dalam Seminar "Seni Berkomunikasi dengan Anak" di Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada dasarnya semua anak adalah cerdas dan....&lt;span class="fullpost"&gt; spektrum kecerdasan tersebut sangat luas," kata Seto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak yang cerdas dalam bidang matematika, seperti yang dicontohkan pria kelahiran Klaten itu, belum tentu pandai memainkan alat musik dan sebaliknya. "Masing-masing anak memiliki gaya belajar mereka sendiri," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Seto, keunikan tersebut belum dapat terakomodir dalam sistem pendidikan di Indonesia seperti yang tertuang dalam kurikulum yang ada sehingga membuat seorang anak seperti "robot" karena harus mampu mengerjakan segala tuntutan yang ada baik dari guru atau orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berharap, sistem pendidikan di Indonesia lebih menghargai kreatifitas anak, yaitu keseimbangan pengembangan otak kanan dan kiri, sehingga anak tidak hanya dituntut untuk memberikan satu-satunya jawaban yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi tersebut membuat anak cenderung mengalami phobia sekolah yaitu mengalami ketakutan untuk pergi ke sekolah dengan sejuta alasan. "Bagi anak, belajar adalah hak dan bukan kewajiban, sehingga bila hak tersebut tidak terpenuhi maka telah terjadi kekerasan terhadap anak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengkhawatirkan jika kondisi tersebut semakin berlarut-larut maka dampak buruk bagi anak-anak tersebut ketika mereka menginjak usia remaja, yaitu banyak terlibat masalah, seperti narkoba atau kenakalan lainnya. Diayakini pada dasarnya semua anak senang belajar dan kunci utamanya terletak pada cara orang tua atau guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. "Kecerdasan intelegensia bukan segala-galanya, masih banyak kecerdasan lain seperti kecerdasan emosi, spirital dan lainnya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seto mengatakan  orang tua dan guru bahkan dituntut menjadi artis serba bisa untuk memberikan pendidikan kreatif kepada anak, yaitu menjadi penyanyi, pesulap, seniman, pendongeng, atau ilmuwan sekalipun. "Orang tua dan guru yang kreatif akan menghasilkan anak yang kreatif, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang juga menggabungkan unsur hiburan," katanya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-2092677404851741888?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/2092677404851741888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=2092677404851741888' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/2092677404851741888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/2092677404851741888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/pendidikan-diskriminatif.html' title='Pendidikan diskriminatif'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-2777832919218526688</id><published>2009-01-11T18:53:00.001-08:00</published><updated>2009-01-11T18:55:10.218-08:00</updated><title type='text'>Sistem Operasi Linux untuk Orang Buta</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SURABAYA : Ditengah krisis moral diantara generasi penerus, masih banyak dijumpai generasi masa depan yang memberikan konstribusi besra terhadap kemajuan Bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan-temuan menarik kini bermunculan seperti dilakukan dua mahasiswa D3 Teknik Telekomunikasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS Debi Praharadika dan Eko Wahyu Susilo. Kedua mahasiswa tersebut mampu menciptakan sistem operasi Linux untuk orang buta....&lt;span class="fullpost"&gt; Berbekal niat tulus dan kesabaran, keinginan kedua mahasiswa semester VI tersebut akhirnya kesampaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide untuk membuat terobosan ini bermula ketika Debi ditanya oleh ibunya yang menjadi pengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunagrahita. "Ada nggak ya komputer untuk kaum tuna netra," tutur Debi menirukan pertanyaan yang dilontarkan ibunya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari pertanyaan sang bunda itulah akhirnya muncul niat Debi untuk membuat program Linux bagi tuna netra. Terdorong oleh motivasi untuk membantu sesama itulah, Debi pun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menggandeng Eko untuk meuwjudkannya melalui Tugas Akhir (TA) mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun mereka tak ingin mengkomersialkan terobosan yang dibuatnya. Karena itu, kedua mahasiswa yang akan diwisuda pada 12-13 Oktober ini memilih Linux sebagai alternatifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilindungi oleh Genuine Public License (GPL), karya mereka dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Debi dan Eko mempersilakan kepada siapa saja yang ingin memodifikasi, mengkopi, dan menyebarluaskan program Linux tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan Debi, setelah mendapat ide tersebut, mereka memulai mencari referensi di internet. Dari hasil searching, Debi dan Eko mengetahui bahwa sudah ada orang yang menemukan produk ini sebelumnya. Namun, penemuan itu hanya dalam bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal informasi yang mereka peroleh, akhirnya Debi dan Eko mencari dosen pembimbing. Tak tanggung-tanggung, mereka dibimbing oleh dua dosen pembimbing sekaligus. Kedua dosen tersebut masing-masing membimbing bidang yang berbeda, yakni sistem user interface dan text to speech.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian kerja akhirnya menjadi solusi alternatif bagi pengerjaan TA mereka. Debi kebagian tugas untuk mengurusi system user interface, sedangkan Eko mengembangkan text to speech dalam bahasa Indonesia. Adapun distro Linux yang mereka pilih untuk proyek TA ini adalah Debian karena dirasa mempunyai aplikasi paling lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan Linux tuna netra ternyata membutuhkan perjuangan keras. Selain harus dibuat dari nol, algoritmanya pun harus dibuat sendiri. Tak hanya itu, keyboard yang digunakan juga berbeda dengan keyboard umumnya. Yakni bertombol huruf braille. "Keyboard ini pun kita kembangkan sendiri," terang Debi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Debi, secara garis besar cara kerja Linux ini adalah mengkomunikasikan hasil ketikan keyboard ke dalam format suara. "Jadi, bila ada suatu naskah diketik dengan keyboard braille maka akan dihasilkan suara sesuai naskah yang diketikkan," jelasnya.  Penanganan yang sama juga berlaku ketika komputer hendak dimatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendala dalam pembangunan Linux tuna netra ini, menurut Eko, saat membangun database suara yang terdiri dari Natural Language Processing (NLP) dan Digital Signal Processing (DSP). NLP merupakan kata yang dipotong-potong sesuai bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita harus merekam satu persatu konsonan kemudian menggabungkannya sendiri hingga menjadi sebuah kata," paparnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berharap program yang telah diciptakannya ini bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat luas, terutama kaum tuna netra yang sangat membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generasi muda sekarang hendaknya juga memberikan konstribusi besar terhadap kemajuan bangsa. Sebab. bangsa ini maju dan tidak karena peran mereka dimasa mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-2777832919218526688?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/2777832919218526688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=2777832919218526688' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/2777832919218526688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/2777832919218526688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/sistem-operasi-linux-untuk-orang-buta.html' title='Sistem Operasi Linux untuk Orang Buta'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-1622228061942099712</id><published>2009-01-11T18:44:00.001-08:00</published><updated>2009-01-11T18:47:04.124-08:00</updated><title type='text'>Pemerintah Hentikan Honor Guru Bantu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;JAKARTA--MI: Pemerintah mulai menghentikan pembayaran honor untuk guru bantu seiring telah habisnya masa pengangkatan 261.000 guru bantu menjadi PNS selama dua tahun berturut-turut sejak 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai rencana pemerintah,....&lt;span class="fullpost"&gt; proses pengangkatan guru bantu akan rampung akhir 2007 atau selambat-lambatnya pertengahan 2008. Jadi kalau ada guru bantu yang belum menjadi CPNS, itu bukan berarti pemerintah harus menambah honor mereka," kata Dirjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas Baedhowi di Jakarta, Selasa (11/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat pemerintah merencanakan bakal mengangkat guru bantu pada 2006, total honor mereka sudah disiapkan dan disalurkan melalui dana alokasi umum (DAU) dengan besaran sesuai masa kontrak berakhir atau pengangkatan akhir menjadi CPNS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kata Baedhowi, meski saat ini masih ada sekitar 50.000 guru bantu yang belum diproses menjadi CPNS, mestinya pemerintah pusat tidak lagi bertanggung jawab terhadap kelanjutan honor mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 50.000 guru bantu yang belum diangkat menjadi CPNS itu, 28.505 orang di antaranya sudah melalui tahap pemberkasan. Sedangkan yang belum namun datanya sudah ada di Badan Kepegawaian Negara (BKN) tercatat 10.862 orang. Selain disebutkan ada 9.822 orang belum masuk data base BKN, juga tercatat ada 1.347 orang dinyatakan tidak bisa diangkat menjadi CPNS karena faktor usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski pemerintah tidak lagi bertanggungjawab terhadap kelanjutan honor guru bantu, tapi Baedhowi mengaku sudah mengajukan alokasi dana tambahan untuk mereka. "Setidaknya untuk kurun waktu 3 bulan sampai proses pemberkasan CPNS mereka selesai," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-1622228061942099712?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/1622228061942099712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=1622228061942099712' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/1622228061942099712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/1622228061942099712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/pemerintah-hentikan-honor-guru-bantu.html' title='Pemerintah Hentikan Honor Guru Bantu'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-6188997576526873781</id><published>2009-01-11T18:25:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T18:26:33.420-08:00</updated><title type='text'>SMK Kekurangan Tenaga Pengajar</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terutama yang berada di daerah terpencil masih kekurangan tenaga pengajar, akibatnya proses belajar mengajar sering kali tidak berjalan dengan baik....&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Delta Pasaribu, di Medan, Selasa mengatakan, idealnya perbandingan tenaga pengajar dan siswa adalah 1 : 40 atau setiap guru maksimal memegang 40 siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun hal itu belum dapat diwujudkan sepenuhnya terutama untuk daerah terpencil karena jumlah guru yang masih kurang. Kalau untuk SMK yang ada di kota besar rasio perbandingannya rata-rata sudah mencukupi, tapi untuk daerah terpencil masih jauh dari harapan bahkan ada satu guru yang memegang 60 sampai 80 siswa,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, banyak hal yang menyebabkan tenaga pengajar di SMK masih sangat kurang, diantaranya adalah adanya guru-guru yang pensiun sementara penggantinya belum ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu banyak tenaga pengajar yang selama ini mengajar di daerah terpencil pindah ke kota besar dengan alasan keluarga dan ada juga guru yang pindah ke profesi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dewasa ini rata-rata jumlah tenaga pengajar memang masih terkonsentrasi di kota-kota besar saja. Hal ini berbanding terbalik dengan yang ada di daerah terpencil,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kata dia, demi mengatasi kekurangan tenaga pengajar untuk SMK, pemerintah pusat telah mengambil kebijakan di tahun 2009 dengan menerima sekitar 40 ribu guru se Indonesia baik lulusan pendidikan maupun non kependidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga sekaligus mendukung rencana stragetis pemerintah yang akan meningkatkan jumlah SMK tahun 2010 dengan perbandingan 60:40 dengan jumlah SMA dan akan terus meningkat pada tahun 2015 dengan perbandingan 70:30. (Ant/OL-01)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-6188997576526873781?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/6188997576526873781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=6188997576526873781' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/6188997576526873781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/6188997576526873781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/smk-kekurangan-tenaga-pengajar.html' title='SMK Kekurangan Tenaga Pengajar'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-201987554418515952</id><published>2009-01-11T18:08:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T18:12:04.909-08:00</updated><title type='text'>Umur Harapan Hidup Warga Kalsel di Bawah Rata-rata</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SWqmyGrbsvI/AAAAAAAAAJo/sg5HP6zJS4Q/s1600-h/jukung.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SWqmyGrbsvI/AAAAAAAAAJo/sg5HP6zJS4Q/s200/jukung.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290224092016521970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BANJARMASIN--MI: Berdasarkan laporan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) derajat kesehatan warga di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang digambarkan melalui Umur Harapan Hidup (UHH), hanya mencapai usia 62,4 tahun yang berarti masih berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai 68,5 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendahnya angka dari UHH di Kalsel ini, terkait.....&lt;span class="fullpost"&gt; dengan tingginya angka kematian ibu dan bayi yang di survey di daerah ini pada tahun 2006, kata Kepala Bidang Kehumasan Badan Informasi Daerah (BID) Kalsel, Ismed Setiabakti di Banjarmasin, Senin (11/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kenyataan berbagai langkah terus ditempuh untuk memperbaiki derajat kesehatan tersebut, antara lain dengan mengalokasikan dana untuk membangun aspek kesehatan di daerah ini hingga mencapai 15 persen dari APBD, sebuah upaya yang telah diwujudkan melalui pemenuhan pembiayaan dalam pembangunan bidang kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya pemerintah Propinsi Kalsel melakukan pemenuhan terhadap kebutuhan bidan di desa, dengan mengangkat bidan secara bertahap hingga nantinya di setiap satu desa ada satu bidan desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan solusi dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi yang masih cukup tinggi yang terjadi di Kalsel, ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel berupaya melakukan percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi ini dengan berbagai strategi yang meliputi peningkatan SDM Tenaga Kesehatan dalam pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti melakukan pelatihan asuhan persalinan normal untuk bidan, pelatihan penangunggulangan kegawatdaruratan bayi baru lahir bagi dokter anak dan bidan di pelayanan dasar, meningkatan pendidikan bidan dari D1 ke D3 kebidanan dan ke S1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya lain dengan mengadakan berbagai seminar untuk mendapatkan masukan perluasan pengetahuan yang berekenaan dengan penanganan permasalahan kesehatan ibu dan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan warga Kalsel tersebut melalui kebijakan Gubernur Kalsel, Drs. Rudy Arifin kara Ismed Setiabakti adalah memperkuat penerapan program Pelayanan dasar di Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas pembantu dan okasi kesehatan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini sedang dikembangkan sebanyak 43 buah Puskesmas PONED di Kalsel yang secara khusus memberikan penanganan kasus ibu hamil persalinan dan bayi baru lahir, serta ditambahnya rumah sakit PONEK di Kabupaten kota untuk mengatasi kegawatdaruratan obstetri dan neonatal, tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerapan program di pelayanan dasar lainnya sperti penerapan buku KIA untuk seluruh Ibu hamil dan bayi baru melahirkan, pemasangan Stiker P4K (program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu terus dilakukan penerapan kemitraan bidan dengan dukun bayi dalam menolong persalinan yang aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu dilakukan karena aspek kesehatan adalah salah satu aspek penentu (determinant factor) dalam pembentukan sumberdaya manusia yang berkualitas, sehingga membangun unsur manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui pembangunan bidang kesehatan ini menjadi bagian yang fundamental dan integral dengan pembangunan pendidikan dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan di Kalsel, demikian Ismed Setiabakti. (Ant/OL-06)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-201987554418515952?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/201987554418515952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=201987554418515952' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/201987554418515952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/201987554418515952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/umur-harapan-hidup-warga-kalsel-di.html' title='Umur Harapan Hidup Warga Kalsel di Bawah Rata-rata'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SWqmyGrbsvI/AAAAAAAAAJo/sg5HP6zJS4Q/s72-c/jukung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-7890178013435277872</id><published>2009-01-08T00:40:00.000-08:00</published><updated>2009-01-08T06:55:23.047-08:00</updated><title type='text'>Duduk bukan Dhudhu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Aku sedang duduk&lt;/strong&gt;, duduk memang sebuah aktifitas rileksasi buat kita, sebuah kegiatan dimana kita sudah merasa penat berdiri atau melakukan aktifitas lain-berlari misalnya dan sebagainya!..duduklh tentunya hal lumrah yang biasa kita lakukan setelahnya, .... yang dipergunakan sebagai alat praktisnya tentulah tempat duduk, dengan mengatur bagian bokong ke alas duduk sembari mencondongkan badan  kearah sandaran ini adalah satu kenikmatan hidup, bahkan saking khusuk nya, salah-salah kita bisa tertidur padahal jelas-jelas digenggaman kita ada sejumlah buku yang seyogyanya kita selesaikan untuk membaca hari ini karena kebetulan jatah pinjamnya sdh habis he..!atau niatan awal kita adalah menyelesaikan beberapa pekerjaan kantor sambil bersantai pun merencanakan bagaimana sebaiknya mensejahterakan keluarga hari esok, tapi tak mengapalah kompensasi sdh terbayar lunas ko dengan suara dengkuran kita yang keras sampai-sampai tetangga sebelah tau kalo kita sedang berpacu dengan porsneling mimpi seri tiga kita dengan kenyataan bahwa waktu adalah jalan raya yang semakin lama bukan bertambah lebar atau licin seperti latasir dan hotmik buatan korea, tetapi tak lebih dari jalan yang akhirnya menyempit masuk....&lt;span class="fullpost"&gt;kedalam gang dan akhirnya buntu.  Ini adalah sebuah wacana yang saya buat-buat tentang duduk....ya hanya sekedar wacana, saya berharap mudah-mudahan wacana ini tidak berlaku buat yang lain khususnya dalam periode pemilhan umum dan beberapa pilkada didaerah.  Ngeri dan nyeri rasanya kalo para pimpinan daerah dan dewan yang terhormat justru menerapkan  konsep duduk dan kursi seperti bayangan saya diatas.....mereka mencari kenyamanan, rileksasi dan memanfaatkan waktu luangnya mereka  justru dikursi yang salah!, kursi yang sebenarnya lebih tepat dipakai untuk bekerja dan berfikir keras....mudah-mudahan ini hanya terjadi kemarin, dimana beberapa anggota dewan yang terhormat jusru terlelap sehingga dengkurannya menjadi nyanyian nina bobo bagi rakyat dibawah yang sedang bergelut dan bekerja kasar mengangkat batu kesejahteraan yang sangat besar yang sebetulnya kalau diusung di pundak rakyat sangatlah terlalu berat, mudah-mudahan ini hanya terjadi semalam dimana para eksekutif - legislatif tergugah hatinya atau mau berfikir tentang rakyatnya hanya pada saat mereka dibutuhkan yaitu membuka kantung suara mereka untuk diisi carikan kertas bahwa masyarakat telah memilihnya melalui pemilu yang jurdil dalam jumlah yang sebanyak-banyaknya berdasarkan kader dan daerah binaan katanya..., begitu sulitkah dekat dengan rakyat sehingga untuk turun langsung kemasyarakat butuh waktu 5 tahun sekali ? atau menunggu cair dan jelasnya biaya perjalanan dinas anggota atau bahkan menunggu  ketuk palu pemerintah akan persetujuan peningkatan tunjangan dan fasilitas mobil dinas yang mewah.....tak taulah aku hanya berharap tak perlu lagi ada undangan untuk halal bi halal atau berbuka puasa bersama dari anggota yang terhormat pada saat musim pesta demokrasi akan tiba tapi setelahnya mereka paceklik untuk rakyat, lupa dan bahkan terlelap sampai mendengkur hingga musim berikutnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-7890178013435277872?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/7890178013435277872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=7890178013435277872' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/7890178013435277872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/7890178013435277872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/duduk-bukan-dhudhu.html' title='Duduk bukan Dhudhu'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-908745194297742639</id><published>2009-01-05T23:07:00.000-08:00</published><updated>2009-01-08T04:20:42.000-08:00</updated><title type='text'>Baseball Roll</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 120px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SWQQIo54uoI/AAAAAAAAAIY/WmY5vY8YbNA/s200/lapangan.jpeg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288369603045014146" /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SWQQI04iDRI/AAAAAAAAAIo/eiF4Fip0IYw/s1600-h/skema.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 136px; height: 114px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SWQQI04iDRI/AAAAAAAAAIo/eiF4Fip0IYw/s200/skema.jpeg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288369606260559122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Baseball merupakan olahraga tim yg terdiri dr 9 orang pemain. Permainan ini mempergunakan sistem "inning" dimana jumlah inning selama pertandingan biasanya 7 sampai 9 inning dalam satu kali game yg bisa memakan waktu 2 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sampai 3 jam....Adapun posisi pemain pada saat tim jaga "home team" adalah ; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(P) pitcher&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (C) catcher&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, (1B) firstbase, (2B) secondbase, (SS) sortstop, (3B) tirdbase, (LF) leftfield, (CF) centerfield, dan (RF) rigthfield, kemudian pada saat tim memukul semua pemain adalah "batter" kecuali pitcher yg.... &lt;span class="fullpost"&gt;kadang diback-up oleh "the hit=pemain yg dipersiapkan sengaja hanya utk memukul saja pada saat game".....Roll permaian baseball lumayan banyak utk itu para pemain harus memahami betul aturan permainan karena tanpa itu permaian tidak akan berjalan sempurna, selain itu juga ini dapat berguna pada saat seandainya ada penerapan roll yg salah dari "umpire=wasit", adapun dua hal dasar yg diterapkan oleh umpire yaitu roll dan judgment, yg perlu difahami adalah klo seandainya ada roll yg salah diterapkan oleh umpire maka kita selaku pemain berhak untuk memprotes atau meminta klarifikasi, tetapi kalo penerapan judgmen oleh umpire itu tidak bisa diganggu gugat karena bersifat kewenangan pribadi umpire seperti penentuan bola strike atau ball setelah bola dilempar oleh pitcher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detail's description&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisbol atau dikenal dengan baseball adalah olahraga yang dimainkan dua tim. Pelempar (pitcher) dari tim yang melempar berusaha melempar bola yang disebut bola bisbol, sedangkan pemain (batter) dari tim yang memukul berusaha memukul bola dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Tim yang melempar berusaha menangkap bola yang dipukul oleh tim yang memukul agar tim yang memukul berubah menjadi tim yang melempar. Tim yang memukul mendapat angka dengan cara berlari berlawanan arah dengan jarum jam untuk pulang ke home plate setelah menyentuh marka di permukaan lapangan bisbol yang disebut base.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisbol juga disebut sebagai hardball untuk membedakannya dengan sofbol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapangan bisbol berbentuk bujur sangkar (baseball diamond) dengan base yang terletak di tiga sudut. Jarak antara base yang satu dengan base yang lainnya adalah 27,432 meter (90 kaki). Tongkat pemukul (bat) berbentuk silinder panjang dan mulus yang dibuat dari kayu (persyaratan pemukul bisbol profesional) atau bahan logam. Peraturan permainan dikembangkan di Amerika Serikat dari permainan yang menggunakan pemukul dan bola yang dimainkan di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisbol adalah olahraga yang dilakukan secara tim dan populer di Amerika Utara, Amerika Latin, Karibia, dan Asia Timur. Di banyak negara, bisbol merupakan olahraga utama. Di Amerika Serikat, bisbol adalah pengisi waktu luang nasional (national pastime) karena sebagian orang Amerika Serikat menghabiskan banyak sekali waktu untuk bermain dan menonton pertandingan bisbol. Jumlah penonton yang datang ke stadion untuk menyaksikan Liga Baseball Amerika melebihi jumlah penonton olahraga jenis lainnya, tapi dikalahkan Sepak bola Amerika dalam jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan melalui televisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara bermain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar permainan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisbol dimainkan oleh dua tim di lapangan bisbol. Setiap tim memiliki 9 pemain. Wasit mengawasi jalannya permainan dengan cermat untuk menentukan peristiwa yang sebenarnya terjadi dan menjaga agar pemain mematuhi peraturan. Dalam pertandingan bisbol di Liga Baseball Amerika terdapat 4 orang wasit, walaupun kadang-kadang ada 6 orang wasit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lapangan bisbol terdapat 4 marka yang disebut base. Base diberi nomor berlawanan dengan arah jarum jam, dimulai dari base awal yang disebut home plate, diteruskan dengan base pertama, base kedua dan base ketiga. Base berbentuk bujursangkar dengan sisi 38 cm (15 inci) yang dibuat sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah. Sudut dari keempat base membentuk bujur sangkar yang disebut diamond. Masing-masing sisi lapangan bisbol panjangnya 27,4 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapangan bisbol terdiri dari 2 daerah, daerah dalam (infield) dan daerah luar (outfield). Seluruh base terdapat di daerah infield, sedangkan daerah outfield merupakan daerah berumput di luar lingkaran daerah infield. Di sisi base pertama dan base ketiga terdapat garis yang disebut foul line yang terus memanjang sampai ke daerah outfield. Daerah di dalam foul line disebut foul territory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang bertanding masing-masing mempunyai kesempatan memukul (batting) untuk mencetak angka (run). Ketika tim yang menyerang mendapat giliran memukul, tim yang bertahan melemparkan bola dengan sekencang mungkin agar bola tidak dapat dipukul. Tim yang sedang mendapat giliran memukul mengutus pemainnya seorang demi seorang untuk memukul bola. Tim yang melempar berusaha mematikan anggota tim yang mendapat giliran memukul. Tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan. Setelah habis 9 inning, tim yang mencetak angka (run) terbanyak menjadi pemenang. Jika setelah 9 inning dan kedua belah tim dalam keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan rumah (home team) mendapat giliran melempar sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul.&lt;br /&gt;Pemukul sedang memukul bola&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian terpenting dari permainan bisbol adalah pertarungan antara pelempar (pitcher) melawan pemukul (batter). Pelempar melempar bola dengan secermat dan sebaik mungkin agar masuk ke bidang sasaran di atas home plate. Bola harus dilempar sedekat mungkin dengan pemukul agar dapat dipukul, tapi pada saat yang bersamaan bola harus dilempar sekencang mungkin dan sesulit mungkin agar tidak dapat dipukul. Jika pelempar tidak melempar bola di luar bidang sasaran di atas home plate dan pemukul tidak bereaksi, wasit akan berteriak "ball!" Jika pelempar terus melempar bola di luar bidang sasaran di atas home plate sebanyak 4 kali, wasit berteriak "ball four!" dan pemukul boleh bebas berjalan ("walk") ke base pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemukul harus berdiri di sisi home plate dan berusaha memukul bola dengan tongkat pemukul (bat). Pemukul harus mengayunkan tongkat pemukulnya dengan cermat agar bisa memukul bola. Jika pemukul bisa memukul bola, ada kemungkinan anggota timnya bisa memperoleh angka (run). Jika pemukul mengayunkan tongkat pemukul (swing) tapi bola tidak berhasil dipukul, wasit akan berteriak "strike!" Begitu juga bila pemukul tidak bereaksi (tidak mengayunkan tongkat pemukul) tapi bola dilempar tepat di bidang sasaran, wasit juga akan berteriak "strike!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkap (catcher) adalah sebutan untuk anggota tim bertahan yang berjongkok di belakang pemukul (batter) dengan tugas menangkap bola yang dilempar oleh pitcher tapi tidak dipukul oleh batter. Penangkap juga memberi instruksi dan strategi melempar bola kepada pelempar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkap dan pelempar berkomunikasi dengan bahasa isyarat dan tanda-tanda rahasia. Jika pelempar tidak setuju dengan apa yang dikatakan penangkap, pelempar akan menggelengkan kepala. Sebaliknya, pelempar akan menganggukkan kepala jika menyetujui isyarat yang diberikan penangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada setiap inning, tim yang melempar (fielding team) berusaha mematikan 3 anggota tim yang memukul (defending team). Pemukul yang mati harus keluar dari lapangan dan menunggu sampai gilirannya untuk memukul tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak cara untuk mematikan pemukul (batter) dan pelari (runner). Cara yang paling umum adalah dengan menangkap bola yang berhasil dipukul sewaktu masih terbang di udara dan belum jatuh di permukaan lapangan, menyentuh badan pelari dengan bola (tag out), menghadang pelari yang sedang berada di base agar tidak bisa lari sehingga base menjadi diisi dengan pelari yang lain (force out), dan melemparkan bola strike yang tidak bisa dipukul (strike out). Jika tim yang melempar berhasil mematikan tiga anggota tim yang memukul, half-inning (setengah babak) dinyatakan selesai dan tim yang melempar menjadi tim yang memukul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim yang memukul berusaha mencetak angka (run). Agar dapat mencetak angka, pemukul harus bisa memukul bola dan menjadi base runner (lari ke base), menginjak atau menyentuh semua base secara berurutan untuk kembali ke home plate. Pemukul berusaha agar anggota timnya dapat pulang ke home plate agar bisa mencetak angka. Pada saat yang sama, si pemukul sendiri juga ingin menjadi base runner. Pemukul berusaha memukul bola di antara foul lines agar tim yang berjaga tidak dapat menangkap bola dan bola jatuh ke permukaan lapangan. Pada saat yang sama, pelempar (pitcher) juga berusaha melempar bola yang sulit dipukul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka (run) dicetak oleh base runner yang berhasil pulang menyentuh home plate setelah melewati semua base secara berurutan. Home run terjadi bila pemukul berhasil memukul bola keluar dari pagar daerah outfield. Jika terjadi home run, pemukul dan semua pelari yang ada di base dapat menyentuh semua base dan mencetak angka bagi tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim yang berjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim yang berjaga (fielding team) berusaha agar tim yang memukul tidak dapat mencetak angka (run). Tim yang berjaga mengutus pasangan yang terdiri dari seorang pelempar (pitcher) yang berdiri di atas mound (gundukan) dan penangkap (catcher) yang berjongkok di belakang home plate. Pasangan pitcher dan catcher disebut battery. Sisa anggota tim yang berjaga boleh berada di mana saja di dalam lapangan. Pada umumnya, 4 orang pemain yang disebut pemain infielder berada di pinggir daerah infield. sedangkan 3 orang pemain yang disebut pemain outfielder berada di daerah outfield.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelempar (pitcher) melempar bola ke arah home plate. Pelempar berusaha melempar secermat mungkin agar pemukul (batter) tidak bisa memukul bola dan mati. Pelempar juga berusaha agar pemukul bisa memukul dan lari, tapi bola yang dipukul diusahakan agar gampang ditangkap oleh pelempar sehingga pelari mati akibat tag out dan force out. Penangkap (catcher) harus menangkap bola yang tidak dipukul oleh batter. Pelempar dan penangkap bekerjasama dengan pelatih untuk menentukan strategi tim. Penangkap memberi petunjuk kepada anggota timnya tentang posisi di lapangan yang harus dijaga. Selain itu, penangkap juga memberi petunjuk kepada pelempar tentang strategi yang harus diambil untuk menghadapi masing-masing pemukul. Penangkap juga berjaga di dekat home plate dan berusaha menangkap bola yang dilempar anggota timnya agar pelari yang berusaha pulang ke home plate bisa dimatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain infielder terdiri dari first baseman, second baseman, shortstop, dan third baseman. Pemain yang bertugas sebagai first baseman dan third baseman berdiri dekat base pertama dan base ketiga. Pemain yang bertugas sebagai second baseman dan shortstop berdiri di kedua belah sisi base kedua. Pada zaman dulu, di saat pemain outfielder terdiri dari 4 orang dan pemain infielder terdiri dari 3 orang, pemain yang bertugas sebagai second baseman berada di dekat base kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas pemain first baseman adalah mematikan pelari yang berusaha masuk ke base pertama (force play). Pada teknik force play, pemain infielder berhasil menangkap bola yang dipukul dan jatuh menyentuh tanah dan langsung melemparkannya ke pemain first baseman, sehingga pemain yang lari setelah habis memukul bola dan berusaha memasuki base pertama dianggap mati. Sebelum pemain yang lari bisa mencapai base pertama, pemain first baseman harus menyentuh pemain tersebut dengan bola sebelum bisa mematikannya (tidak perlu pada liga profesional).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain first baseman juga berusaha menangkap bola yang dipukul menuju base pertama walaupun bola jarang sekali jatuh di dekat base pertama. Pemain yang bertugas sebagai first baseman biasanya adalah pemukul (batter) terbaik yang dimiliki tim. Tugas pemain second baseman adalah menjaga daerah sebelah kanan base kedua dan merupakan pembantu pemain first baseman. Tugas pemain shortstop adalah menjaga daerah sekitar base kedua dan base ketiga yang sering menjadi sasaran bola ground ball yang dipukul oleh batter yang tidak kidal. Tugas lain pemain shortstop adalah menjaga base kedua, base ketiga dan bagian sebelah kiri lapangan. Pemain shortstop biasanya bukan seorang batter yang baik karena tugasnya sangat berat menjaga berbagai tempat di lapangan. Pemain third baseman harus memiliki lengan yang kuat yang dapat menangkap sekaligus melemparkan kembali bola dengan tangkas. Pemukul (batter) sering memukul bola dengan sasaran base ketiga, sehingga pemain third baseman harus melempar bola secepat mungkin ke pemain first baseman untuk mematikan batter yang sedang berusaha lari ke base pertama. Pemain third baseman harus mempunyai reaksi yang cepat terhadap bola karena bola yang dipukul ke base ketiga biasanya dipukul dengan sekuat-kuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain outfielder yang berjaga di daerah outfield terdiri dari left fielder (berada di outfield sebelah kiri), center fielder (berada di outfield bagian tengah) dan right fielder (berada outfield bagian kanan). Daerah outfield bagian tengah merupakan daerah yang luas sehingga pemain center fielder harus dapat lari kencang dan melempar bola yang keras. Pada umumnya, pemain center fielder tidak harus seorang batter yang handal. Tugas lain pemain center fielder adalah memberi instruksi tempat yang harus dijaga kepada pemain left fielder dan right fielder supaya ketiga pemain outfielder tidak saling berebut bola yang menuju daerah outfield.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi pemain infielder dan pemain outfielder ditentukan sebelumnya oleh tim, tapi posisi pemain bisa berganti-ganti bergantung pada jalannya permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelempar bola&lt;br /&gt;Gerakan melempar oleh pelempar bola (pitcher)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelempar (pitcher) yang dapat melempar dengan baik merupakan aset paling berharga bagi tim bisbol. Tim lawan bisa mencetak angka demi angka dengan mudah jika pitcher melempar bola yang sangat gampang dipukul. Tugas pitcher sangat berat karena dalam satu pertandingan seorang pitcher bisa melempar bola hingga di atas 100 kali. Sebagian besar pitcher sudah kehabisan tenaga sebelum permainan berakhir sehingga perlu digantikan oleh pitcher pengganti. Tim bisbol membutuhkan lebih dari satu pitcher dalam satu kali pertandingan. Pitcher yang pertama kali tampil di awal permainan disebut starting pitcher, sedangkan pitcher lainnya disebut bullpen. Tempat pitcher mempersiapkan diri sebelum tampil sambil berlatih melempar disebut bullpen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tim bisbol boleh memiliki pitcher sebanyak mungkin. Dalam satu pertandingan, tim bisa memutuskan untuk mengganti pitcher kapan saja saat dibutuhkan, antara lain sebagai strategi untuk menghadapi batter tangguh dari pihak lawan. Pada umumnya, pitcher mempunyai beberapa variasi dalam teknik melempar bola yang merupakan keahlian individu yang dimiliki setiap pemain. Pitcher harus melempar bola dengan cara yang berbeda-beda agar tidak bisa dipukul oleh batter. Kecepatan bola dan jarak bola dengan batter juga perlu diganti-ganti sehingga kemungkinan batter untuk bisa memukul bola semakin kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marka dari karet bernama pitcher rubber yang berada di atas mound (gundukan) harus diinjak dengan kaki oleh pitcher pada saat melempar bola. Peraturan ini dimaksudkan agar kaki pitcher selangkah tidak terlalu maju mendekati batter. Selain itu, keharusan menginjak pitcher rubber membuat bola yang dilempar pitcher menjadi lebih pelan. Pitcher handal dari Liga Baseball Amerika dapat melempar bola yang terbang dengan kecepatan lebih dari 90 mil per jam (145 km per jam). Pitcher sering menderita cedera karena tubuh manusia umumnya tidak tahan terhadap gerakan keras melempar bola seperti yang dilakukan pitcher. Cedera yang sering dialami pitcher juga merupakan alasan tim bisbol berusaha memiliki pitcher sebanyak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim yang memukul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim yang mendapat giliran memukul berusaha mencetak angka. Setiap tim harus mengumumkan daftar nama pemain dan urutan giliran memukul yang disebut daftar lineup. Daftar lineup tidak boleh diganti atau diubah selama jalannya pertandingan, tapi pemain yang terdaftar di dalam lineup bisa ditarik dan digantikan dengan pemain baru yang tidak ada di dalam daftar lineup. Pemain baru hanya bertindak sebagai pemukul pengganti (pinch hitter) bagi pemain yang digantikannya sedangkan urutan giliran memukul tidak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kesembilan pemain selesai mendapat giliran memukul, giliran memukul kembali ke pemain yang berada di urutan pertama daftar lineup. Pelari (runner) yang berhasil kembali ke home plate dan mencetak angka bagi timnya harus meninggalkan lapangan sampai pemain tersebut mendapat giliran memukul lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-908745194297742639?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/908745194297742639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=908745194297742639' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/908745194297742639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/908745194297742639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/baseball-merupakan-olahraga-tim-yg.html' title='Baseball Roll'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SWQQIo54uoI/AAAAAAAAAIY/WmY5vY8YbNA/s72-c/lapangan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-6301219109002721104</id><published>2009-01-04T07:50:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T08:29:18.346-08:00</updated><title type='text'>Pendidikan Profesi Guru (PPG)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Program PPG prajabatan (lulusan S-1/D-IV yang belum menjadi guru) mulai tahun 2009 akan diselenggarakan beberapa LPTK yang ditunjuk.  Namun, masih terbatas untuk lulusan S-1 PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar).  Jumlahnya untuk seluruh Indonesia tidak lebih dari 400 orang.  Meski demikian, jangan berkecil hati dulu,....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;peluang untuk menjadi guru profesional masih terbuka lebar diantaranya dengan melakukan magang terlebih dahulu sambil menunggu kesempatan berikutnya.&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    Menurut UU No 20/2003 tentang SPN, pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus.  Dengan demikian, program PPG adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk lulusan S-1 kependidikan dan S-1/D-IV non-kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar mereka dapat menjadi guru yang profesional.&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    Struktur kurikulum program PPG pasca S-1 kependidikan dan S-1/D-IV non-kependidikan dirancang meliputi pengemasan materi bidang studi untuk pembelajaran bidang studi yang mendidik (subject specific pedagogy) dan PPL kependidikan.  Subject specific pedagogy merupakan mata kuliah pengemasan materi bidang studi menjadi perangkat pembelajaran yang komprehensif, mencakup standar kompetensi, materi, strategi, metode, media, serta evaluasi.&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    Dalam hal peserta didik berasal dari S-1 kependidikan yang mengintegrasikan PPL kedalam kurikulumnya, kurikulum program PPG berisi pemantapan bidang studi dan pendidikan bidang studi (subject enrichment and subject specific pedagogy) serta pemantapan PPL.  Jumlah SKS yang harus ditempuh kurang lebih 18 (delapan belas) sampai 20 (duapuluh) SKS.&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti program PPG prajabatan meliputi; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1.  seleksi administrasi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     a.  Ijazah S-1/D-IV dari program studi yang terakreditasi yang sesuai atau serumpun dengan           mata pelajaran yang akan diajarkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     b.  Transkrip nilai dengan indeks prestasi kumulatif  minimal 2,75&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     c.   Surat keterangan kesehatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     d.   Surat keterangan kelakuan baik&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     e.   Surat keterangan bebas napza&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;2.  Tes pengusaan bidang studi yang sesuai dengan program PPG yang akan diikuti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;3.  Tes potensi akademik&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;4.  Tes kemampuan bahasa inggris&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;5.   penelusuran minat dan bakat melalui wawancara dan observasi kinerja disesuaikan dengan           mata pelajaran yang akan diajarkan &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;6.   Asesmen kepribadian melalui wawancara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;        Apabila ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang program pendidikan profesi guru prajabatan, saudara dapat menanyakan langsung ke Ditnaga Ditjen Dikti Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-6301219109002721104?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/6301219109002721104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=6301219109002721104' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/6301219109002721104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/6301219109002721104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/pendidikan-profesi-guru-ppg.html' title='Pendidikan Profesi Guru (PPG)'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-9204909623428602136</id><published>2009-01-04T07:22:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T07:41:38.957-08:00</updated><title type='text'>SMK Penerbangan Plus</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Jakarta-Kekurangan penerbang tempur di Indonesia segera teratasi.  Tahun ini pemerintah akan mengembangkan sekolah menengah kejuruan (SMK) penerbangan plus.  Siswa yang telah lulus dengan predikat terbaik akan mengikuti pendidikan penerbangan selama setahun.....&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;      Itu merupakan program bersama Direktorat Pembinaan SMK Departemen Pendidikan Nasional dengan Dinas Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad)."Siswa SMK (SMK Penerbangan) yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun akan dipilih untuk meneruskan pendidikan.  Dengan begitu, setelah lulus mereka siap pakai untuk menjadi pilot pesawat terbang.  Tahun ini pemerintah menargetkan 30 lulusan SMK penerbangan terbaik dapat mengikuti pendidikan penerbangan "tentu melalui tes yang dilakukan penerbad".  Direktorat SMK juga menganggarkan dana Rp 2 miliar untuk membeli 2 unit helikopter dimana rencananya 2 helikopter itu ditempatkan di SMK Penerbangan Aqasa Bhakti di Semarang, dimana SMK tersebut dikelola oleh Yayasan Persatuan Istri Angkatan Udara, PIA Ardyagarini.  Kalau tidak di Semarang kemungkinan bisa juga ditempatkan di SMK Angkasa, Singosari-Malang.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-9204909623428602136?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/9204909623428602136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=9204909623428602136' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/9204909623428602136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/9204909623428602136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/smk-penerbangan-plus.html' title='SMK Penerbangan Plus'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-6366177458118365382</id><published>2009-01-01T01:25:00.001-08:00</published><updated>2009-01-04T06:55:25.722-08:00</updated><title type='text'>Pojok Materi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;ADMINISTRASI PENDIDIKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia pendidikan di Indonesia,bidang studi administrasi pendidikan boleh dikatakan masih baru. Di negara-negara yang sudah maju,administrasi pendidikan mulai berkembang dengan pesat sejak pertengahan pertama abad ke-20,terutama sejak berakhirnya perang dunia kedua. Khususnya di negara kita,Indonesia,adcministrasi pendidikan baru diperkenalkan melalui beberapa IKIP sejak tahun 1960-an,dan baru dimasukkan sebagai mata pelajaran dengan mata ujian di SGA/SPG sejak tahun ajaran 1965/1966.Oleh karena itu,tidak mengherankan jika para pendidik sendiri banyak yang belum dapat memahami betapa perlu dan pentingnya administrasi pendidikan dalam penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan pada umumnya. Disamping itu, administrasi pendidikan itu sendiri sebagai ilmu,terus mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan pendidikan negara masing-masing.(Purwanto, 2007)&lt;br /&gt;Setelah kita mengetahui realita yang terjadi seperti yang sudah tersebut di atas,maka diperlukan sebuah penjelasa secara rinci dan mendetail tentang administrasi pendidikan agar para pendidik dapat memahami betapa perlu dan pentingnya administrasi pendidikan itu. Oleh karena.....&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu para pendidiki terlebih dahulu harus mengetahui dasar-dasar dari administrasi pendidikan. Maka dimakalah ini kami akan menjelaskan tentang dasar-dasar administrasi pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Rumusan Masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apa pengertian administrasi pendidikan ?&lt;br /&gt;2. Apa fungsi administrasi pendidikan ?&lt;br /&gt;3. Apa tujuan administrasi pendidikan ?&lt;br /&gt;4. Apa saja ruang lingkup administrasi pendidikan ?&lt;br /&gt;5. Apa saja prinsip-prinsip dari administrasi pendidikan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengetahui pengertian administrasi pendidikan&lt;br /&gt;2. Mengetahui fungsi administrasi pendidikan&lt;br /&gt;3. medngetahui tujuan administrasi pendidikan&lt;br /&gt;4. Mengetahui ruang lingkup administrasi pendidikan&lt;br /&gt;5. Medngetahui prinsip-prinsip administrasi pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DASAR-DASAR ADMINISTRASI PENDIDIKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.  Pengertian Administrasi pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Administrasi dalam pengertian secara harfiah,kata “administrasi”berasl dari bahasa latin yang terdiri atas kata ad dan ministrare.kata ad mempunyai arti yang sama dengan kata to dalam bahasa inggris yang berarti “ke”atau”kepada”.Dan kata ministrare sam artinya dengan kata to serve atau to conduct yang berarti”melayani,membantu dan mengarahkan”.Dalam bahasa inggris to administer berarti pula”mengatur,memelihara dan mengarahkan”.&lt;br /&gt;Jadi kata”administrasi” secara harfiah dapat di artikan sebagai suatu kegiatan atau usaha untuk membantu,malayani,mengarahkan atau mengatur semua kegiatan didalam mencapai suatu tujuan.(Purwanto, 2007)&lt;br /&gt;Administrasi dalam pengertian yang sempit yaitu kegiatan ketatausahaan yang intinya adalah kegiatan ruti catat-mencatat,mendokumentasika kegiatan,menyelenggarakan surat-menyurat dengan segala aspeknya serta mempersiapkan laporan.&lt;br /&gt;Administrasi pendidikan dalam pengertian secara luas adalah segenap proses pengerahan dan pengintegrasian segala sesuatu baik personel,spiritual maupun material yang bersangkut paut dengan pencapaian tujuan pendidikan.&lt;br /&gt;Jadi,didalam proses administrasi pendidikan segenap usaha orang-orang yang terlibat didalam proses pencapaian tujuan pendidikan itu diintegrasikan,diorganisasi dan dikoordinasi secara efektif,dan semua materi yang di perlukan dan yang telah ada dimanfaatkan secara efisien.&lt;br /&gt;Dalam pengertian yang luas ini, istilah administrasi juga dapat diartikan sebagai berikut :&lt;br /&gt;“Administrasi adalah suatu kegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa proses pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang tergabung dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan bersam yang telah ditetapkan sebelumnya agar efektif dan efisien”.&lt;br /&gt;Dalam batasan tersebut di atas, makna administrasi dapat di urai paling tidak menjadi lima pengertian pokok, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Administrasi merupakan kegiatan atau kegiatan manusia&lt;br /&gt;2. Rangkaian kegiatan itu marupakan suatu proses/pengelolaan dari suatu kegiatan yang kompleks, oleh sebab itu bersifat dinamis&lt;br /&gt;3. Prose situ dilakukan bersama oleh sekelompok manusia yang tergabung dalam suatu  organisasi&lt;br /&gt;4. Proses itu dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya&lt;br /&gt;5. Proses pengelolaan itu dilakukan agar tujuannya dapat dicapai secara efektif dan efisien.(Tsauri, 2007)&lt;br /&gt;II.   Fungsi Administrasi Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar kegiatan dalam komponen administrasi pendidikan dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan,kegiatan tersebut harus dikelola melalui suatu tahapan proses yang merupakan daur (siklus). Adapun proses administrasi pendidikan itu meliputi fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, komunikasi, supervise kepegawaian dan pembiayaan dan evaluasi. Semua fungsi tersebut satu sama lain bertalian sangat erat. Untuk menadapat gambaran yang lebih jelas tentang fungsi-fungsitersebut di bawah ini akan diuraikan secara lebih rinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Perencanaan (Planning)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan merupakan salh satu syarat mutlak bagi setiap kegiatan administrasi. Tanpa perencanaan,pelaksanaan suatu kegiatan akan mengalami kesulitan dan bahkan kegagalan dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Perencanaan merupakan kegiatan yang harus dilakukan pada permulaan dan selama kegiatan administrasi itu berlangsung. Di dalam setiap perencanaan ada dua faktor yang harus diperhatikan,yaitu faktor tujuan dan faktor sarana, baik sarana personel maupun material.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah dalam perencanaan meliputi hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Menentukan dan merumuskan tujuan yang hendak dicapai&lt;br /&gt;2. Meneliti masalah-masalah atau pekerjaan-pekerjaan yang akan dilakukan&lt;br /&gt;3. Mengumpulkan daa dan informasi-informasi yang diperlukan&lt;br /&gt;4. Menentukan tahap-tahap dan rangkaian tindakan&lt;br /&gt;5. Merumuskan bagimana masalah-masalah itu akan dipecahkan dan bagaimana pekerjaan-pekerjaan itu akan diselesaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat-syarat perencanaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menyusun perencanaan syarat-syarat berikut perlu diperhatikan :&lt;br /&gt;1. perencanaan harus didasarkan atas tujuan yang jelas&lt;br /&gt;2. bersifat sederhana, realistis dan praktis&lt;br /&gt;3. terinci, memuat segala uraian serta klarifikasi kegiatan dan rangkaian tindakan sehingga mudah di pedomani dan dijalankan&lt;br /&gt;4. memiliki fleksibilitas sehingga mudah disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi dan situasi sewaktu-waktu&lt;br /&gt;5. terfdapat perimbangan antara bermaca-macam bidang yang akan digarap dalam perencanaan itu, menurut urgensinya masing-masing&lt;br /&gt;6. diusahakan adanya penghematan tenaga, biaya dan waktu serta kemungkinan penggunaan sumber-sumber daya dan dana yang tersedia sebaik-baiknya&lt;br /&gt;7. diusahakan agar sedapat mengkin tidak terjadi adanya duplikasi pelaksanaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merencanakan berarti pula memikirkan tentang penghematan tenaga, biaya dan waktu, juga membatasi kesalahan-kesalahan yangmungkin terjadi dan menghindari adanya duplikasi-duplikasiatau tugas-tugas/pekerjaan rangkap yang dapat menghambat jalannyapenyelesaian.&lt;br /&gt;Jadi, perencanaan sebagai suatu fungus administrasi pendidikan dapat disimpulkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;“perencanaan(planning) adalah aktivitas memikirkan dan memilih rangkaian tindakan-tindakan yang tertuju pada tercapainya maksu-maksud dan tujuan pedndidikan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pengorganisasian (Organizing)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorganisasian merupakan aktivitas menyusun dan membentuk hubungan-hubungan kerja antara orang-orang sehingga terwujud suatu kesatuan usaha dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan. Di dalam pengorganisasian terdapatadanya pembagian tugas-tugas, wewenang dan tanggung jawab secara terinci menurut bidang-bidang dan bagian-bagian, sehingga dari situ dapat terciptalah adanya hubungan-hubungan kerjasama yang harfmonis dan lancar menuju pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;Pengorganisasian sebagai fungsi administrasi pendidikan menjadi tugas utama bagi para pemimpin pendidikan termasuk kepala sekolah. Kita mengetahui bahwa dalam kegiatan sekolah sehari-sehari terdapat bermacam-macam jenis pekerjaan yang memerlukan kecakapandan keterampilan dan tanggung jawab yang berbeda-beda. Keragaman tugas dan pekerjaan semacam itu tidak mungkin dilakukan dan dipikul sendiri oleh seoran pemimpin. Dlam hal inilah terletak bagaimana kecakapan kepala sekolah mengorganisasi guru-guru dan pegawai sekolah lainnya dalam menjalankan tugasnya sehari-hari sehingga tercipta adanya hubungan kerja sama yang harmonis dan lancar.&lt;br /&gt;Yang perlu diperhatikan dalam pengorganisasian antara lain ialah bahwa pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab hendaknya disesuaikan dengan penglaman,bakat, minat, pengetahuan dan kepribadian masing-masing prang yang dikperlukan dalam menjalankan tugas-tigas tersebut.&lt;br /&gt;Dengan demikian ,pengorganisasian sebagai salah satu fungsi administrasi pendidikan dapat disimpulkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;“pengorganisasian adalah aktivitas-aktivitas menyusun dan membentuk hubungan-hubungan sehingga terwujudlah kesatuan usaha dealam mencapai maksud-maksud dan tujuan-tujuan pendidikan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pengkoordinasian (Coordinating)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya bermacam-macam tugas/pekerjaan yang dilakukan oleh banyak orang, memerlukan adanya koordinasi dari seorang pemimpin. Adanya koordinasi yang baik dapat menghindarkan kemungkinan terjadinya persaingan yang tidak sehat dan atau kesimpangsiuran dalam tindakan. Dengan adanya koordinasi yang baik, semua bagian dcan personel dapat bekerja sama menuju ke satu arah tujuan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;Pengkoordinasian diartikan sebagai usaha untuk menyatu padukan kegiatan dari berbagai individu agar kegiatan mereka berjalan selarfas dengan anggota dalam usaha mencapai tujuan. Usayha pengkoordinasian dapat dilakukan melalui berbagai cara,seperti:(a)melaksanakan penjelasan singkat (briefing);(b)mengadakan rapat kerja;(c) memberikan unjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis,dan (d) memberikan balikan tentang hasil sutu kegiatan.(Soetjipto:137:2004)&lt;br /&gt;Dengan demikian,koordinasi sebagai salah satu fungsi administrasi pendidikan dapat disimpulkan sebagi berikut :&lt;br /&gt;“koordinasi adalah aktivitas membawa orang-orang, material, pikiran-pkiran, teknikk-teknik dan tujuan-tujuan kedalam hubungan yang harmonis dan produktif dalam mencapai suatu tujuan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Komunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melaksanakan suatu program pendidikan, aktivitas menyebarkan dan menyampaikan gagasan-gagasan dan maksud-maksud ke seluruh struktur organisasi sanat penting. Proses menyampaikan atau komunikasi ini meliputi lebih dari pada sekedar menyalurkan pikiran-pikiran, gagasan-gagasan dan maksud-maksud secara lisan atau tertulis.&lt;br /&gt;Komunikasi secara lisan pada umumnya lebih mendatangkan hasil dan pengertian yang jelas dari pada secara tertulis. Demikian pula komunikasi yang dilakukan secara informal dan secara formal mendatangkan hasil yang berbeda pengaruh dan kejelasannya.&lt;br /&gt;Menurut sifatnya, komunikasi ada dua macam yaitu komunikasi bebas dan komunikasi terbatas. Dalam komunikasi bebas, setiap anggota dapat berkomunikasi dengan setiap anggota yang lain. sedangkan dalam komunikasi terbatas, setiap anggota hanya dapat berhubungan dengan beberapa anggota tertentu saja.&lt;br /&gt;Dengan demikian, organisasi sebagai salah satu fungsi administrasi pendidikan dapat disimpulkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;“komunikasi dalam setiap bentuknya adalah suatu proses yang hendak mempengaruhi sikap dan perbuatan orang-orang dalam struktur organisasi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Supervisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pelaksanaan program pendidikan memerlukan adanya pengawasan atau supervise. Pengawasan bertanggung jawab tentang keefektifan program itu. Oleh karena itu, supervise haruslah meneliti ada atau tidaknya kondisi-kondisi yang akan memungkinkan tercapainya tujuan-tujuan pendidikan.&lt;br /&gt;Jadi, fungsi supervisi yang terpentig adalah :&lt;br /&gt;1. menentukan kondisi-kondisi/syarat-syarat apakah yang diperlukan&lt;br /&gt;2. memenuhi/mengusahakan syarat-syarat yang diperlukan itu.&lt;br /&gt;Dengan demikian , supervisi sebagai salah satu fungsi administrasi pendidikan dapat disimpulkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;“supervise sebagai fungsi administrasi pendidikan berarti aktivitas-aktivitas untuk menentukan komdisi-kondisi/syarat-syarat yang esensial yang akan menjamin tercapainya tujuan-tujuan pendidikan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;f. Kepegawaian (Staffing)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan fungsi-fungsi administrasi pendidikan yang telah diuraikan terdahulu kepegawaian merupakan fungsi yang tidak kalah pentingnya. Agak berbeda dangan fungsi-fungsi administrasi yang telah dibicarakan, dalam kepegawaian yang menjadi titik penekanan ialah personal itu sendiri. Aktivitas yang dilakukan di dalam kepegawaian antara lain : menentukan, memilih, menempatkan dan membimbing personel.&lt;br /&gt;Sebenarnya fungsi kepegawaian ini sudah dijalankan sejak penyusunan perencanaan dan pengorganisasian. Di dalam pengorganisasian telah dipikirkan dan diusahakan agar untuk personel-personel yang menduduki jabatan-jabatan tertentu di dalam struktur organisasi itu dipilih dan di angkat orang-orang yang memiliki kecakapan dan kesanggupan yang sesuai dengan jabatan yang di pegangnya. Dalam hal ini prinsip the right man in the right place selalu di perhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Pembiayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya/pambiayaan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi karena biaya ini sangat menentukan bagi kelancaran jalannya sebuah organisasi, tanpa biaya yang mencukupi tidak mungklin terjamin kelancaran jalannya suatu organisasi.&lt;br /&gt;Setiap kebutuhan organisasi, baik personel maupun material, semua memerlukan adanya biaya., itulah sebabnya masalah pembiayaan ini harus sudah mulai dipikirkan sejak pembuatan planning sampai dengan pelaksanaannya.&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam fungsi pembiayaan, antara lain :&lt;br /&gt;1. perencanaan tentang berapa biaya yang diperlukan&lt;br /&gt;2. dari mana dan bagaimana biaya itu dapat diperoleh/diusahakan&lt;br /&gt;3. bagaimana penggunaanya&lt;br /&gt;4. siapa yang akan melaksanakannya&lt;br /&gt;5. bagaimana pembukuan dan pertangung jawabannya&lt;br /&gt;6. bagaimana pengawasannya,dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Penilaian (Evaluating)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evaluasi sebagai fungsi administrasi pendidikan adalah aktivitas untuk meneliti dan mengetahui sampai di mana pelaksanaan yang dilakukan di dalam proses keseluruhan organisasi mencapai hasil sesuai denhan rencana atau program yang telah di tetapkan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan. Setiap kegiatan, baik yang dilakukan oleh unsure pimpinan maupun oleh bawahan, memerlukan adanya evaluasi.&lt;br /&gt;Dengan mengetahui kasalahan-kasalahan atau kekurangan-kekurangan serta kemacetan-kemacetan yang diperoleh dari tindakan evaluasi itu, selanjutnya dapat di usahakan bagaimana cara-cara memperbaikinya.(Purwanto:15-22:2007)&lt;br /&gt;Secara lebih rinci maksud penilaian (evaluasi) adalah :&lt;br /&gt;1. Memperoleh dasar bagi pertimbangan apakah pada akhir suatu periode kerja , pekejaan tersebut berhasil&lt;br /&gt;2. Menjamin cara bekerja yang efektif dan efisien&lt;br /&gt;3. Memperoleh fakta-fakta tentang kesukaran-kesukaran dan untuk menghindari situasi yang dapat merusak&lt;br /&gt;4. Memajukan kesanggupan para personel dalam mengembangkan organisasi.(Soetjipto, 2004)&lt;br /&gt;Perlu ditekankan disini bahwa fungsi-fungsi pokok yang telah dibicarakan di atas satu sama lain sangat erat hubungannya, dan kesemuanya merupakan suatu proses keseluruhan yang tidak terpisahkan satu sama lain dan merupakan rangkaian kegiatan yang kontinyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.  Tujuan Administrasi Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan adminitstrasi pada umumnya adalah agar semua kegiatan mandukung tercapainya tujuan pendidikan atau dengan kata lain administrasi yang digunakan dalam dunia pendidikan diusahakan untuk mencapai tujuan pendidikan.&lt;br /&gt;Sergiovanni dan carver (1975) (dalam burhanuddin, 2005) menyebutkan empat tujuan administrasi yaitu:&lt;br /&gt;1. efektifitas produksi&lt;br /&gt;2. efesiensi&lt;br /&gt;3. kemampuan menyesuaikan diri (adaptivenes)&lt;br /&gt;4. kepuasan kerja&lt;br /&gt;keempat tujuan tersebut digunakan sebagai kriteria untuk menentukan keberhasilan dalam penyelenggaraan sekolah. Sebagai contoh: sekolah mempinyai fungsi untuk mencapai efektivitas produksi, yaitu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan tuntutan kurikulum. Dalam pencapaian tujuan tersebut harus dilakukan usaha seefisien mungkin, yaitu menggunakan kepuan dana, dan tenaga seminimal mungkin,tetapi memberikan hasil sebaik mungkin, sehingga lulusan tersebut dapat melanjutkan ketingkat berikutnya dan dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkunganya yang barudan selanjutnya lulusan ini akan mencari kerja pada perusahaan yang memberikan kepuasan kerja kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;VI. Ruang Lingkup (Bidang Garapan) Administrasi Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Administrasi pendidikan mempunyai ruang lingkup/bidang garapan yang sangat luas. Secara lebih rinci ruang lingkup adcministrasi pendidikan dapat diuraikan sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Administrasi tata laksana sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hal ini meliputi :&lt;br /&gt;1. Organisasi dan struktur pegawai tata usaha&lt;br /&gt;2. Otorosasi dan anggaran belanja keuangan sekolah&lt;br /&gt;3. Masalah kepegawaian dan kesejahteraan personel sekolah&lt;br /&gt;4. Masalah perlengkapan dan perbekalan&lt;br /&gt;5. Keuangan dan pembukuannya&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;b. Administrasi personel guru dan pegawai sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     hal ini meliputi :&lt;br /&gt;1. Pengangkatan dan penempatan tenaga guru&lt;br /&gt;2. Organisasi personel guru-guru&lt;br /&gt;3. Masalah kepegawaian dan kesejahteraan guru&lt;br /&gt;4. Rencana orientasi bagi tenaga guru yang baru&lt;br /&gt;5. Inservice training dan up-grading guru-guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Administrasi peserta didik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hal ini meliputi :&lt;br /&gt;1. Organisasi dan perkumpulan peserta didik&lt;br /&gt;2. Masalah kesehatan dan kesejahteraan peserta didik&lt;br /&gt;3. Penilaian dan pengukuran kemajuan peserta didik&lt;br /&gt;4. Bimbingan dan penyuluhan bagi peserta didik (guidance and counseling)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Supervisi pengajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hal ini meliputi :&lt;br /&gt;1. Usaha membangkitkan dan merangsang semangat guru-guru dan pegawai tata usaha dalam menjalankan tugasnya masing-masing sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;2. Usaha mengembangkan, mencari, dan menggunakan metode-metode baru dalam mengajar dan belajar yang lebih baik&lt;br /&gt;3. Mengusahakan cara-cara menilai hasil-hasil pendidikan dan pengajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pelaksanaan dan pembinaan kurikulum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hal ini meliputi :&lt;br /&gt;1. Mempedomani dan merealisasikan apa yang tercantum di dalam kurikulum sekolah yang bersangkutan dalam usaha mencapai dasar-dasar dan tujuan pendidikan dan pengajaran&lt;br /&gt;2. menyusun dan melaksanakan organisasi kurikulum beserta materi-materi, sumber-sumber dan metode-metode pelaksanaanya, disesuaikan dengan pembaharuan pendidikan dan pengajaran serta kebutuhan mesyarakat dan lingkungan sekolah&lt;br /&gt;3. kurikulum bukanlah merupakan sesuatu yang harus didikuti dan diturut begitu saja dengan mutlak tanpa perubahan dan penyimpangan sedikitpun. Kurikulum meripakan pedoman bagi para guru dalam menjalankan tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Pendirian dan perencanaan bangunan sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Hal in meliputi :&lt;br /&gt;1. Cara memilih letak dan menentukan luas tanah yang dibutuhkan&lt;br /&gt;2. Mengusahakan, merencanakan dan menggunakan biaya pendirian gedung sekolah&lt;br /&gt;3. Menentukan jumlah dan luas ruangan-ruangan kelas, kantor, gudang, asrama, lapangan olah raga,dan sebagainya.&lt;br /&gt;4. Cara-cara penggunaan gedung sekolah dan fasilitas-fasilitas lainyang efektif dan produktif, serta pemeliharaannya secara kontinyu.&lt;br /&gt;5. Alat-alat perlengkapan sekolah dan alat-alat pelajaran yang dibutuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Hubungan sekolah dengan masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hal ini mencakup hubungan sekolah dengan sekolah-sekolah lain, hubungan sekolah dengan instansi-instansi dan jawsatan-jawatan lain dan hubungan sekolah dengan masyarfakat pada umumnya. Hendaknya semua hubungan itu merupakan hubungan kerjasama yang bersifat pedagogis, sosiologis dan produktif yang dapat mendatangkan keuntungan dan perbaikan serta kemajuan bagi kedua belah pihak.&lt;br /&gt;Dari apa yang telah diuraikan di atas, ruang lingkup yang tercakup di dalam administrasi pendidikan dapat dikelompokkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Administrasi material,yaitu kegiatan administrasi yang menyangkut bidang-bidang materi/benda-benda seperti :ketatausahaan sekolah, administrasi keuangan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;2. Administrasi personel,mencakup didalamnya administrasi personel guru dan pegawai sekolah, dan juga administrasi peserta didik.&lt;br /&gt;3. Administrasi kurikulum,yang mencakup didalamnya penyusunan kurikulum, pembinaan kurikulum, pelaksanaan kurikulum, seperti pembagian tugas mengajar pada guru-guru, penyusunan silabus,dan sebagainya.(Tsauri, 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;V.  Prinsip-prinsip Administrasi Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip merupakan sesuatu yang di buat sebagai pegangan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Diantara prinsip-prinsip administrasi pendidikan antara lain :&lt;br /&gt;1. Adanya sumber daya manusia (SDM) atau sekelompokmanusia (sedikitnya dua orang) untuk ditata&lt;br /&gt;2. Adanya tiugas/fungsi yang harus dilaksanakn maksudnya ada sebuah kerjasama dari sekelompok orang&lt;br /&gt;3. Adanya penataan/pengaturan dari kerjasama tersebut&lt;br /&gt;4. Adanya non manusia seperti peralatan dan perlengkapan yang diperlukan dan yang harus ditata&lt;br /&gt;5. Adanya tujuan yang hendak di capai bersama dari kerjasama tersebut.(Purwanto, 2007)&lt;br /&gt;Ada sebuah prinsip-prinsip administrasi yang menyinggung organisasi, diantara prinsip-prinsip tersebut adalah :&lt;br /&gt;1. Memiliki tujuan yang jelas&lt;br /&gt;2. Tiap anggota dapat memahami dan menerima tujuan tersebut&lt;br /&gt;3. Adanya kesatuan arah sehingga dapat menimbulkan kesatuan tindakan dan pikiran&lt;br /&gt;4. Adanya kesatuan perintah (Unity of command); para bawahan hanya mempunyai seorang atasan langsung dari padanya menerima perintah atau bimbingan dan kepada siapa ia harus mempertanggung jawabkan hasil pekerjaannya.&lt;br /&gt;5. Koordinasi tentang wewenang dan tanggung jawab, maksudnya ada keseimbangan antara wewenang dan tanggung jawab masing-masing anggota&lt;br /&gt;6. Adanya pembagian tugas atau pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, keahlian dan bakat masing-masing, sehingga dapat menimbulkan kerjasama yang harfmonis dan kooperatif.(Tsauri, 2007)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Administrasi pendidikan adalah suatu kegiatan kerja sama atau proses pengintegrasian segala sesuatu baik personal maupun material yang tergabung dalam orgaisasi pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya agar efektif dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Administrasi pendidikan juga memiliki sebuah fungsi, diantara fungsi administrasi pendidikan adalah:&lt;br /&gt;1. perencanaan (planning)&lt;br /&gt;    “perencanaan(planning) adalah aktivitas memikirkan dan memilih rangkaian tindakan-tindakan yang tertuju pada tercapainya maksu-maksud dan tujuan pedndidikan”.&lt;br /&gt;2. pengorganisasian (organizing)&lt;br /&gt;    “pengorganisasian adalah aktivitas-aktivitas menyusun dan membentuk hubungan-hubungan sehingga terwujudlah kesatuan usaha dealam mencapai maksud-maksud dan tujuan-tujuan pendidikan”.&lt;br /&gt;3. pengkoordinasian (coordination)&lt;br /&gt;    koordinasi adalah aktivitas membawa orang-orang, material, pikiran-pkiran, teknikk-teknik dan tujuan-tujuan kedalam hubungan yang harmonis dan produktif dalam mencapai suatu tujuan”&lt;br /&gt;4. komunikasi&lt;br /&gt;    komunikasi dalam setiap bentuknya adalah suatu proses yang hendak mempengaruhi sikap dan perbuatan orang-orang dalam struktur organisasi”.&lt;br /&gt;5. supervisi&lt;br /&gt;    “supervise sebagai fungsi administrasi pendidikan berarti aktivitas-aktivitas untuk menentukan komdisi-kondisi/syarat-syarat yang esensial yang akan menjamin tercapainya tujuan-tujuan pendidikan”.&lt;br /&gt;6. kepegawaian (staffing)&lt;br /&gt;   dalam kepegawaian yang menjadi titik penekanan ialah personal itu sendiri. Aktivitas yang dilakukan di dalam kepegawaian antara lain : menentukan, memilih, menempatkan dan membimbing personel.&lt;br /&gt;7. pembiayaan (budgeting)&lt;br /&gt;   Biaya/pambiayaan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi karena biaya ini sangat menentukan bagi kelancaran jalannya sebuah organisasi, tanpa biaya yang mencukupi tidak mungklin terjamin kelancaran jalannya suatu organisasi.&lt;br /&gt;8. penilaian (evaluating)&lt;br /&gt;   Evaluasi sebagai fungsi administrasi pendidikan adalah aktivitas untuk meneliti dan mengetahui sampai di mana pelaksanaan yang dilakukan di dalam proses keseluruhan organisasi mencapai hasil sesuai denhan rencana atau program yang telah di tetapkan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tujuan dari administrasi pendidikan adalah:&lt;br /&gt;1. efektifitas produksi&lt;br /&gt;2. efesiensi&lt;br /&gt;3. kemampuan menyesuaikan diri (adaptivenes)&lt;br /&gt;4. kepuasan kerja&lt;br /&gt;administrasi pendidikan juga memiliki sebuah ruang lingkup (bidang garapan) didalam pengelolaannya. Diantara administrasi pendidikan adalah:&lt;br /&gt;a. administrasi tata laksana sekolah&lt;br /&gt;b. administrasi personel guru dan pegawai sekolah&lt;br /&gt;c. administrasi peserta didik&lt;br /&gt;d. supervisi pengajaran &lt;br /&gt;e. pelaksanaan dan pembinaan kurikulum &lt;br /&gt;f. pendirian dan perencanaan bangunan sekolah&lt;br /&gt;g. hubungan sekolah dan masyarakat&lt;br /&gt;didalam administrasi pendidikan terdapat pulasebuah prinsip-prinsip yang dapat menunjang kegiatan administrasi dan mencapai tujuan administrasi pendidikan karena prinsip ini merupakan sesuatu yang dijadikan sebagai pengayaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Diantara prinsip-prinsip administrasi pendidikan adalah:&lt;br /&gt;1. Adanya kerja sama sekelompok orang&lt;br /&gt;2. Adanya penataan dan pengaturan dari kerja sana tsb&lt;br /&gt;3. Adanya SDM (sumber daya manusia/personal) yang harus ditata &lt;br /&gt;4. Adanya peralatan dan perlengkapan (non manusia ) yang harus ditata&lt;br /&gt;5. Adanya tujuan yang hendak dicapai bersama dari kerjasama tersebut&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burhanuddin,Yusak.2005.Administrasi pendidikan.Bandung:Pustaka setia &lt;br /&gt;Purwanto,Ngalim.2007.Administrasi pendidikan dan supervisi pendidikan.Bandung:PT             Remaja Rosda Karyta&lt;br /&gt;Soetjipto dan Kosasi,Raflis.2004.Profesi keguruan.Jakarta:PT Rineka Cipta&lt;br /&gt;Tsauri,Sofyan.2007.Administrasi dan supervisi pendidikan.Jember:Center for society studies &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-6366177458118365382?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/6366177458118365382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=6366177458118365382' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/6366177458118365382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/6366177458118365382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2009/01/pojok-materi.html' title='Pojok Materi'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-4979356889122951722</id><published>2008-11-27T08:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T17:30:15.146-08:00</updated><title type='text'>mimpi_kale</title><content type='html'>"Orang yang paling benar mimpinya adalah orang yang paling jujur ucapannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi perlu diketahui di sini bahwa mimpi yang dilihat seseorang dalam tidurnya itu ada tiga macam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Mimpi yang benar lagi baik. Inilah mimpi yang dikabarkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai satu dari 46 bagian kenabian. Secara umum, mimpinya itu tidak terjadi di alam nyata. Namun terkadang pula terjadi persis seperti yang dilihat dalam mimpi. Terkadang terjadi....&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di alam nyata sebagai penafsiran dari apa yang dilihat dalam mimpi. Dalam mimpi ia melihat satu permisalan kemudian ta’bir dari mimpi itu terjadi di alam nyata namun tidak mirip betul. Contohnya seperti mimpi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beberapa waktu sebelum terjadi perang Uhud. Beliau mimpi di pedang beliau ada rekahan/retak dan melihat seekor sapi betina disembelih. Ternyata retak pada pedang beliau tersebut maksudnya adalah paman beliau Hamzah radhiyallahu 'anhu akan gugur sebagai syahid. Karena kabilah (kerabat/keluarga) seseorang kedudukannya seperti pedangnya dalam pembelaan yang mereka berikan berikut dukungan dan pertolongan mereka terhadap dirinya. Sementara sapi betina yang disembelih maksudnya adalah beberapa sahabat beliau radhiyallahu 'anhum akan gugur sebagai syuhada. Karena pada sapi betina ada kebaikan yang banyak, demikian pula para sahabat radhiyallahu 'anhum. Mereka adalah orang-orang yang berilmu, memberi manfaat bagi para hamba dan memiliki amal-amal shalih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Mimpi yang dilihat seseorang dalam tidurnya sebagai cermin dari keinginannya atau dari apa yang terjadi pada dirinya dalam hidupnya. Karena kebanyakan manusia mengimpikan dalam tidurnya apa yang menjadi bisikan hatinya atau apa yang memenuhi pikirannya ketika masih terjaga (belum tidur) dan apa yang berlangsung pada dirinya saat terjaga (tidak tidur). Mimpi yang seperti ini tidak ada hukumnya3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: Gangguan dari setan yang bermaksud menakut-nakuti seorang manusia, karena setan dapat menggambarkan dalam tidur seseorang perkara yang menakutkannya, baik berkaitan dengan dirinya, harta, keluarga, atau masyarakatnya. Hal ini dikarenakan setan memang gemar membuat sedih kaum mukminin sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّمَا النَّجْوَى مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِيْنَ آمَنُوا وَلَيْسَ بِضَارِّهِمْ شَيْئًا إِلاَّ بِإِذْنِ اللهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya pembicaraan rahasia4 itu dari setan, dengan tujuan agar orang-orang beriman itu bersedih hati, padahal pembicaraan itu tidaklah memberi mudarat sedikitpun kepada mereka kecuali dengan izin Allah ….” (Al-Mujadalah: 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap perkara yang dapat menyusahkan seseorang dalam hidupnya dan mengacaukan kebahagiaan hidupnya merupakan target yang dituju oleh setan. Ia sangat bersemangat untuk mewujudkannya, baik orang yang hendak diganggunya itu tengah terjaga atau sedang larut dalam mimpinya. Karena memang setan merupakan musuh sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوْهُ عَدُوًّا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya setan itu merupakan musuh bagi kalian maka jadikanlah ia sebagai musuh.” (Fathir: 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap bentuk mimpi yang ketiga ini, kita dibimbing oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berlepas diri darinya. Beliau memerintahkan kepada orang yang bermimpi melihat perkara yang dibencinya agar berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari gangguan setan dan dari kejelekan apa yang dilihatnya. Kemudian ia meludah sedikit ke arah kirinya sebanyak tiga kali, mengubah posisi tidurnya dengan membalikkan lambung/rusuknya ke arah lain dan tidak boleh menceritakan mimpi tersebut kepada seorang pun. Bila seseorang telah melakukan bimbingan Rasul yang telah disebutkan ini, niscaya mimpi buruknya itu tidak akan memudaratkannya sedikitpun. Hal ini banyak terjadi di kalangan manusia. Banyak pertanyaan yang datang tentang permasalahan ini, namun obatnya adalah apa yang telah diterangkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana disebutkan dalam hadits Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhuma yang diriwayatkan Al-Imam Muslim rahimahullahu. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا رَأَى أَحَدُكُمُ الرُّؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلاَثًا وَلْيَسْتَعِذْ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ ثَلاَثاً، وَلْيَتَحَوَّلْ عَنْ جَنْبِهِ الَّذِي كَانَ عَلَيْهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila seseorang dari kalian bermimpi hal yang dibencinya (mimpi buruk), hendaklah meludah ke arah kiri sebanyak tiga kali dan berlindung kepada Allah dari gangguan setan tiga kali, serta memalingkan lambung/rusuknya ke arah yang berbeda dengan yang sebelumnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana disebutkan pula dalam hadits Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُهَا فَإِنَّمَا هِيَ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَلْيَسْتَعِذْ مِن شَرِّهَا وَلاَ يَذْكُرْهَا لِأَحَدٍ فَإِنَّهَا لاَ تَضُرُّهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila seseorang dari kalian bermimpi perkara yang dibencinya (mimpi buruk) maka hanyalah mimpi itu dari setan. Karena itu, hendaklah ia berlindung kepada Allah dari kejelekan mimpi tersebut dan janganlah ia ceritakan mimpinya kepada seorang pun. Sungguh mimpi itu tidak akan memudaratkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits Abu Qatadah radhiyallahu 'anhu yang dikeluarkan Al-Imam Muslim rahimahullahu disebutkan bahwa Abu Qatadah berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كُنْتُ أَرَى الرُّؤْيَا فَتُمْرِضُنِي حَتَّى سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ مِنَ اللهِ، فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يُحِبُّ فَلاَ يُحَدِّثْ بِهَا إِلاَّ مَنْ يُحِبُّ. وَإِنْ رَأَى مَا يَكْرَهُ فَلْيَتْفُلْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلاَثًا، وَلْيَتَعَوَّذْ بِاللهِ مِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشَرِّهَا وَلاَ يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا فَإِنَّهَا لَنْ تَضُرَّهُ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku pernah bermimpi buruk hingga mimpi itu membuatku sakit/lemah. Sampai akhirnya aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa mimpi yang bagus itu dari Allah, maka bila salah seorang dari kalian bermimpi melihat perkara yang disukainya maka jangan ia ceritakan mimpi tersebut kecuali kepada orang yang dicintainya. Bila yang diimpikan itu perkara yang tidak disukai (mimpi buruk), hendaklah ia meludah sedikit ke kiri tiga kali, berlindung kepada Allah dari kejelekan setan dan dari kejelekan mimpi tersebut, dan jangan ia ceritakan mimpi itu kepada seorang pun. Bila demikian yang dilakukannya niscaya mimpi itu tidak akan memudaratkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu disebutkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَإِنْ رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ وَلاَ يُحَدِّثْ بِهَا النَّاسِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila seseorang dari kalian melihat perkara yang dibencinya dalam mimpinya maka hendaklah ia bangkit dari tempat tidurnya (untuk berwudhu) lalu mengerjakan shalat dan jangan ia ceritakan mimpinya itu kepada manusia.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian ada beberapa perkara yang diperintahkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada orang yang bermimpi buruk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Meludah sedikit ke arah kirinya tiga kali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari kejelekan setan (membaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     ta’awudz) sebanyak tiga kali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari kejelekan apa yang dilihatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    (dalam mimpi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memalingkan lambung/rusuknya ke arah yang berlainan dari arah semula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tidak boleh diceritakannya kepada seorangpun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Hendaknya ia bangkit dari tempat tidurnya (untuk berwudhu) lalu mengerjakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Majmu’ Fatawa wa Rasa`il Fadhilatisy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, 1/327-330)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Perkaranya sudah paten, dari sananya demikian. Tidak ada andil bagi akal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   dalam penetapannya, namun semata-mata dari wahyu, Al-Qur`an dan As-Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Seperti Zhuhur 4 rakaat, Subuh 2 rakaat, Maghrib 3 rakaat, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hikmahnya? Jawabannya, tak ada yang tahu. Penetapan bilangan&lt;br /&gt;4, 2,dan 3         &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini merupakan perkara tauqifiyyah. Bukan hasil ijtihad akal seorang manusia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun semata-mata dari wahyu. Sehingga tak boleh seorang pun mengubah jumlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rakaat shalat-shalat tersebut dengan buah pikirannya. (pent.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Karena peristiwa di alam nyata atau pikirannya di alam nyata itulah yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;membawanya sampai bermimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Berbicara dengan bisik-bisik di hadapan kaum mukminin, sehingga si mukmin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyangka bahwa yang dibicarakan adalah rencana untuk mencelakakannya dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menimpakan kejelekan padanya. Akibatnya ia merasa sedih, takut, dan khawatir.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-4979356889122951722?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/4979356889122951722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=4979356889122951722' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/4979356889122951722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/4979356889122951722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2008/11/mimpikale.html' title='mimpi_kale'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-5521652249183226639</id><published>2008-10-02T08:27:00.000-07:00</published><updated>2009-01-05T23:39:29.850-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;OBJECT id="BLOG_video-FAILED" class="BLOG_video_class" width="320" height="266" contentId="FAILED"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-5521652249183226639?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/5521652249183226639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=5521652249183226639' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/5521652249183226639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/5521652249183226639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2008/10/blog-post.html' title=''/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2295452950434986423.post-5474350084234918635</id><published>2008-09-30T21:12:00.000-07:00</published><updated>2009-01-11T17:55:31.860-08:00</updated><title type='text'>TEAM BASEBALL KAL-SEL</title><content type='html'>&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SOL5JcJnm8I/AAAAAAAAAEo/9SF-BT62lGo/s200/team+2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252034056038095810" /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SOL5VDj8gaI/AAAAAAAAAEw/K8eKSUFbygI/s200/team.jpg" border="0" alt="" a="" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SOL4_d-xDlI/AAAAAAAAAEg/yp9DB1PvlYY/s1600-h/sama+wagup.jpg" /&gt;                                                                      &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2295452950434986423-5474350084234918635?l=tuhalus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tuhalus.blogspot.com/feeds/5474350084234918635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2295452950434986423&amp;postID=5474350084234918635' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/5474350084234918635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2295452950434986423/posts/default/5474350084234918635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tuhalus.blogspot.com/2008/09/foto-team-baseball-kal-sel-pon-xvii-kal.html' title='TEAM BASEBALL KAL-SEL'/><author><name>tuhalus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17747043272046978729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SN6dyY14EPI/AAAAAAAAAAs/qm9BBZ3cseE/S220/tembak.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_KjIp00kgi3M/SOL5JcJnm8I/AAAAAAAAAEo/9SF-BT62lGo/s72-c/team+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
